oleh

100 Pengacara Siap Dampingi Tiga Wartawan Laporkan Oknum Jaksa Kejari Lebak Ke Kejagung RI

INILAHONLINE.COM, JAKARTA – Sedikitnya 100 pengacara siap mengawal proses tiga wartawan Radar24 yang dilaporkan oleh pejabat Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak Banten ke Polisi. Hal itu dikatakan Direktur Eksekutif Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta Raya, Zentoni, SH, MH kepada wartawan, Jum’at (12/3/2021).

“Kalau memang diperlukan, kita dari LBH Jakarta Raya siap turun gunung ke Lebak untuk mendampingi ketiga wartawan yang dilaporkan oleh pejabat Kejaksaan dan kami siap melaporkan oknum Jaksa tersebut ke Jaksa Agung,” kata Zentoni

Atas kejadian itu, Zentoni sangat menyesalkan tindakan reaksioner yang dilakukan oleh Pejabat Kejari Lebak berinisial KO yang melaporkan wartawan ke pihak kepolisian terkait pemberitaan, karena langkah yang dilakukan seorang Jaksa di Lebak itu sungguh sangat menghambat tugas jurnalistik yang dilakukan oleh wartawan..

“Menurut kami, berawal dari pemberitaan yang ditulis oleh media Radar24 yang diduga mencemarkan nama baik jaksa. Padahal sesuai UU Pers, seharusnya jika terjadi sengketa Pers sebaiknya digunakan hak jawab terlebih dahul sebelum membuat laporan ke Polisi”, jelasnya.

Menurutnya, wartawan dalam setiap melakukan tugas jurnalistik dilindungi oleh UU No.40 Tahun 199 tentang Pers. Atas kaporan yang dibuat jaksa itu,berarti setiap wartawan menulis berita dilaporkan Polisi, maka ya gak bakal ada yang ingin jadi wartawan.

“Untuk itu, kami meminta kepada pihak kepolisian tidak harus buru-buru menerima laporan yang dilakukan oleh pighak yang merasa dirugikan oleh sebuah pemberitaan, melainkan harus menempuh hak jawab atau diadukan ke Dewan Pers sebelum dibawah ke ranah hukum,” tandas Zentoni.

Demi mendukung ketiga wartawan yang dilaporkan ke Polisi pihaknya  menegaskan, LBH Jakarta Raya siap dan bersedia mendampingi atau melaporkan ulah oknum pejabat Kejari Lebah tersebut ke Jaksa Agung RI bagian Pengawasan di Jakarta. Tujuanya, agar jaksa tersebut bisa dilakukan pembinaan.

“Memang harus dilakukan pembinaan terhadap Jaksa yang bersangkutan, agar perbuatan serupa tak terulang kembali,” ujar alumni Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Semarang tersebut.

Sebelumnya viral di media sosial, bahwa Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Lebak berinisial KO telah melaporkan ketiga wartawan Radar24 ke polisi. Dalam keteranganya, mereka diduga telah melakukan pencemaran nama baik terkait pemberitaan tentang dugaan partisipasi sumbangan Rp 15 juta ke salah satu OPD (dinas-red) di Kabupaten Lebak.

“Sudah dilaporkan ketiga wartawan Radar24 ke Polres lebak, ketiganya yakni AJ, IM, JR dan Satu lagi pejabat Kantor Kemenag Depag SD,” kata Kasi Inteljen Kejari, Korharudin. (PH)

Komentar