oleh

Lulusan Universitas YARSI Siap Bersaing di Revolusi Industri 4.0

Sebanyak 348 mahasiswa Universitas YARSI resmi diwisuda, Sabtu (27/4). Lulusan-lulusan ini sudah dibekali pengetahuan serta keahlian mumpuni untuk menyongsong era revolusi industri 4.0 di Indonesia.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas YARSI, Prof dr H Fasli Jalal PhD mengatakan, program pendidikan di kampusnya telah menyesuaikan dengan kebutuhan dari dunia kerja saat ini.

“Lulusan Universitas YARSI telah ditempa dengan baik, di kelas maupun di luar kelas, dengan menjalankan berbagai proyek penugasan maupun melaksanakan permagangan. Ini membuat ilmu pengetahuan dan teknologi serta kompetensi mereka semakin luas, dalam dan mantap,” ungkapnya.

Ia berharap, berbagai proses pembelajaran yang telah dijalani dapat menjadi modal untuk mendekatkan pengetahuan dan keterampilan yang didapat dengan kebutuhan di masyarakat.

“Sehingga dalam persaingan di dunia nyata nanti Anda bisa keluar sebagai pemenang atau dan tidak menjadi orang yang kalah,” harapnya.

Lulusan terbanyak dalam acara wisuda dengan tema “Peran Intelektual Islami Menyongsong Revolusi Industri 4.0” kali ini berasal dari Fakultas Kedokteran sebanyak 182 lulusan. Disusul Fakultas Ekonomi dan Bisnis berjumlah 53 lulusan, wisudawan Fakultas Teknologi Informasi berjumlah 34 lulusan, dan wisudawan Fakultas Kedokteran Gigi 33 lulusan.

Kemudian wisudawan Fakultas Hukum 32 lulusan, wisudawan Fakultas Psikologi 12 lulusan, dan wisudawan dari Sekolah Pascasarjana dua lulusan.

Wisuda kali ini telah menambah komunitas lulusan Universitas YARSI menjadi 9.511 orang yang dipersembahkan kepada Indonesia dan dunia. Sesuai dengan visi “Mewujudkan perguruan tinggi Islam yang terpandang, berwibawa, bermutu tinggi dan mampu bersaing dalam fora nasional maupun internasional dan termasuk dalam kelompok 500 perguruan tinggi terbaik dunia”. Kegiatan ini sekaligus syukuran Milad ke-52 Universitas YARSI.

Kegiatan wisuda ini juga dihadiri oleh Dirut BPJS Fachmi Idris dan Sekretaris Lembaga Layanan Dikti Wilayah III M. Samsuri. (RS)

Komentar