oleh

Momentum HUT RI Ke-72 dengan Tema “Kerjasama dan Gotong Royong” Harus Dirasakan Pekerja Indonesia

InilahOnline.com (Kota Bogor) – Mengambil tema HUT RI ke-72 “Kerjasama dan Gotong Royong”. Kepala Balai Pelayanan Pengawas Ketenagakerjaan wilayah 1 Disnakertrans Jawa Barat, Teguh Khasbudi menegaskan bahwa Kemerdekaan yang sejati itu, kemerdekaan yang bebas dari kemiskinan dan ke bodohan, sehingga bagi negara yang sudah merdeka harus meng upgrade atau memperbaharui pendidikan masyarakat, ketika pendidikan itupun menjadi orientasi no 1 maka akan sebanding lurus dengan nilai saleri atau upah bagi para pekerja di Indonesia ini yang perlu di canangkan kepada kaum pekerja di Indonesia.

“Namun rata-rata kaum pekerja di Indonesia ini kebanyakan memiliki saleri di bawah standar upah minimum, para pekerja di kita ini kebanyakan berpendidikan rendah. Makanya harus ditunjang dengan pendidikan yang tinggi agar bisa membantu,” Kata Teguh di kantor, Jalan KS Tubun no 150, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat. Selasa (01/08/17).

Teguh menambahkan, para pekerja ini harus memiliki kebebasan dari aspek penindasan upah murah, memiliki indikator atau pengukuran untuk para pengusaha di Indonesia ini, “Tidak boleh membayar upah dengan sangat rendah, kita perlu mempertanyakan karena pemerintah itu sudah memiliki standar upah regulasi atau penyesuaian,” ungkapnya.

Apabila masih ada, lanjut Teguh, usaha atau badan usaha apapun yang masih memberikan upah pekerjanya di bawah minimum, berarti pekerjanya itu belum merasakan kemerdekaan, “UUD No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan jelas sekali, ancaman pidana bagi pengusaha yang membayar upah pekerjanya di bawah upah minimum,” jelasnya.

Teguh menghimbau dan berharap di HUT RI ke-72 yang bertemakan “Kerja sama atau Gotong Royong ini harus bisa di rasakan oleh seluruh pekerja di Indonesia. “Merdeka dari upah di bawah minimum,” harapnya. (Nicko)

banner 521x10

Komentar