oleh

Muscab SI Kabupten Bogor Tetapkan Lima Formatur Untuk Susun Pengurus Baru

INILAHONLINE.COM, CISARUA

Musyawarah Cabang (Muscab) Syarikat Islam Kabupaten Bogor yang diselenggarakan pada tanggal 19-20 September 2019 di Wisma Graha Saba DPR RI Cisarua Bogor memutuskan sekaligus menetapkan lima orang formatur yang terdiri dari masing-masing satu orang unsur DPP, DPW, DPC (Caretaker Kab Bogor) dan dua orang dari unsur PAC, yang akan bertugas menyusun kepengurusan DPC SI Kab. Bogor.

Muscab kali ini mengusung tema “Konsolidasi Organisasi dan Penguatan Ekonomi Ummat Menuju Kemerdekaan Sejati”, dihadiri peserta dari empat puluh Pengurus Anak Cabang (PAC) Syarikat Islam se_Kab. Bogor, pengurus Caretaker DPC SI Kab Bogor, Ketua DPW SI Jawa Barat, serta pengurus DPP SI.

“Alhamdulillah berjalan sesuai harapan, dan kami sangat berterimakasih sekali kepada semua pihak yang sudah mendukung baik yang terlibat langsung ataupun tidak lansung, khususnya kepada BPK Dr.H.Hamdan Zoelva.SH.MM selaku ketua umum SI, Bpk H.Acmad Farial selaku wakil ketua Dewan Pusat SI, juga bpk Idham Hayat.SH selaku Sekjen SI, selain ucapan terimakasih atas dukungannya, kamipun mohon maaf yang sebesar besarnya apabila dalam pelaksanaan masih banyak hal yang dipandang perlu adanya perbaikan”, kata perwakilan panitia, Supriadi.

Menyinggung adanya suasana yang sempat panas dalam forum sidang yang dipimpin Bpk H. Barna Somantri, menurutnya, itu adalah dinamika dalam persidangan, masing masing saling beradu argumentasi, dan buat kaum Syarikat Islam hal itu biasa terjadi dalam forum forum pengambilan keputusan.

“Ketika keputusan sudah diambil maka kita semua akan mentaatinya. Hal ini juga membuktikan bahwa Syarikat Islam Kabupaten Bogor sebagai gerbong tetap exis dengan para kadernya”, ujarnya.

Sementara Ketua Dewan Pimpinan Cabang Caretaker SI Kab Bogor Aulia Tahkim AD Tjokroaminoto menambahkan, bahwa potensi kaum Syarikat Islam di Kabupaten Bogor sangat bagus, hanya saja dalam beberapa tahun ini kurang terorganisir.

“Karena itu Musyawarah Cabang ini merupakan momentum silaturahmi dan penguatan organisasi serta perumusan program kerja dan pemilihan kepengurusan DPC Syarikat Islam Kab. Bogor. Pengurus SI Kabupaten Bogor, yg nantinya terbentuk diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah daerah terutama dalam penguatan ekonomi ummat, dengan menstimulasi potensi kader kader Syarikat Islam di setiap Anak Cabang dan Ranting agar bisa menunjang program kerja SI,” tegasnya.

Kedepan, tambah Aulia, DPC Syarikat Islam Kab. Bogor juga akan membentuk SIGAP (Syarikat Islam Tanggap Bencana) untuk nantinya bisa bekerja sama dengan pemkab dalam melakukan Mitigasi Bencana, bahkan juga ketika tanggap bencana, recovery maupun rehabilitasi, mengingat Kabupaten Bogor merupakan Kabupaten yang memiliki kawasan rawan bencana yang tinggi. Menurut BNPB, tahun 2018 kabupaten Bogor menjadi daerah paling sering terjadi bencana di Indonesia.

“Selain itu, di bidang Pendidikan, sekolah sekolah yang berafiliasi dengan Syarikat Islam di kab Bogor, harus mulai menerapkan kurikulum ke Syarikat Islam an yang dirumuskan oleh DPP Syarikat Islam, sehingga nantinya, lulusan lulusan sekolah Syarikat Islam memiliki ciri yang sama, yaitu memiliki keutamaan budi pekerti, memiliki jiwa yang merdeka, entrepreneur dan leadership,” pungkasnya.

(zack)

Komentar