oleh

Nikmati Liburan, Ganjar Ajak Anggota Keluarga Nonton Asian Games 2018

INILAHONLINE.COM, JAKARTA – Tidak ingin melewatkan serunya pesta olahraga se-Asia, Ganjar Pranowo mengajak anak dan istri hadir langsung menyaksikan beberapa cabang perlombaan Asian Games 2018.

Bersama Siti Atikoh dan Zinedine Alam, Ganjar Pranowo memang tengah menikmati waktu liburan sebelum dilantik pada 17 September mendatang. Pilihan utama liburannya adalah menyaksikan atlet-atlet Indonesia berlaga.

Ganjar mengaku cabang olahraga yang sangat dia ingin nikmati adalah panjat tebing kategori speed dan boulder. Karena salah satu atletnya berasal dari Jawa Tengah, Aries Susanti. Namun niatan itu diurungkannya, karena perlombaan panjat tebing hanya digelar di Palembang, Sumatera Selatan.

“Saya sejak hari Jumat (24/8) ke sini. Paginya, Sabtunya pagi, bisa nonton marathon putra. Terus ada atlet kita dari Magelang si Agus (Agus Prayogo), sayangnya dia gak bisa finish. Saya ngobrol sama bapaknya, karena sudah cidera beberapa hari sebelumnya,” kata Ganjar melalui telepon, Minggu (26/8).

Usai mengurungkan menyaksikan panjat tebing, Sabtu (25/8) malamnya, Ganjar menyaksikan pertandingan bola basket antara Indonesia kontra Mongolia. Pria berambut putih itu memuji permainan tim Mongolia.

“Wah Mongolia hebat. Mongolia hebat. Jadi, kalah kita, ketat sekali. Masih ada harapan sih, kan masih penyisihan,” katanya.

Tidak berhenti sampai di situ, pada Minggu pagi Ganjar mengaku sempat nonton marathon putri. Melihat semangat para atlet, dia tertantang untuk merasakan sensasi berlari dari Jalan Sudirman ke arah Tugu Monas, kembali ke Sudirman.

“Saya satu lap, mereka (para atlet) sudah dua lap. Lebih kenceng mereka larinya,” kata Ganjar sambil terkekeh.

Dengan perhelatan Asian Games 2018 tersebut otomatis Jakarta menjadi pusat lalu lalang orang dari berbagai negara. Menyadari hal tersebut, selama berpindah dari venue satu ke yang lain Ganjar memilih moda transportasi umum. Salah satunya saat ke venue perlombaan panahan di komplek Gelanggang Olahraga (Gelora) Bung Karno, Jakarta Pusat.

Menurutnya lebih asyik memanfaatkan fasilitas umum ketimbang kendaraan pribadi. Bisa bertemu masyarakat, bercanda bareng, swafoto.

“Tadi kita habis olahraga, kita tidak pulang dulu, pastinya tidak mandi dulu gitu kan, masih pakai pakaian olahraga terus muter-muter, masuk sana pindah naik shuttle bus. Geger di shuttle bus sama penumpang. Pokoknya ngladenin selpi (swafoto) penumpang,” ucapnya.

Pun ketika Ganjar tiba di beberapa venue, sering disapa banyak suporter Indonesia. Kebanyakan orang mengajaknya berswafoto. Sebagai contoh saat pertandingan Jujitsu, Ganjar diajak berfoto bareng pendukung Filipina. “Gak tau, mungkin saya dikira atlet kayaknya,” kata Ganjar terbahak.

Alumnus UGM itu mengomentari fasilitas Asian Games di Jakarta sangat baik, dan berlevel internasional. Dia menilai kebersihan venue pertandingan perlu mendapat acungan jempol.

Selain kebersihan, layanan panitia untuk penonton pun bagus. Maka wajar kalau kebanyakan tiket-tiket pertandingan cepat habis terjual.

“Ayo dukung, ayo lihat, semangati atlet kita, dan kita harus menjadi tuan rumah yang baik untuk event kelas dunia, luar biasa,” pungkas Ganjar. (Suparman)

Komentar