INILAHONLINE.COM, SEMARANG – Sebuah pabrik popok bayi yang berada di kawasan Industri Candi Semarang, terbakar sehingga menghanguskan semua isi pabrik. Kejadian yang terjadi sore hari itu, hingga jam 21.12 WIB pada Minggu (2/9/2018), belum juga bisa dipadamkan.
Untuk memadamkan kebakaran tersebut telah didatangkan delapan mobil pemadam kebakaran, namun api yang sudah terlalu besar akibat tiupan angin itu tidak bisa dipadamkan dan dijinakkan.
”Api yang mulai muncul pada jam 18.30 WIB, yang berasal dari arah belakang pabrik itu, langsung membesar apinya, sehingga belum jelas sumbernya dari mana,”ujar Rian saksi yang juga karyawan pabrik milik Chandra itu,
Rian mengatakan, bahwa api mulai muncul pada jam 18.30 WIB, dengan api berasal dari arah belakang pabrik. Api itu dari belakang pabrik, dan langsung membesar apinya.
”Kami karyawan posisi masih setelah makan istirahat di warung, dan tahu api dari belakang pabrik,”ujarnya, ia bekerja sejak pukul 15.00 WIB itu.
Ia juga menjelaskan, posisi belakang pabrik yang ada di Kawasan industri Candi Blok 9, Jalan Gatot Subroto, tersebut, merupakan ruangan produksi, dengan banyak mesin produksi disana. Dimana, pada jam 18.00 WIB, hampir semua karyawan pabrik, tengah beristirahat.
”Jadi awal seperti apa kami tidak tahu pasti, hanya sampai kami di lokasi, api itu berasal dari belakang yang merupakan tempat produksi, dan menyebar cepat ke seluruh pabrik ini popo bayi ini,”katanya yang malam ini bekerja dengan 24 karyawan PT Aman Indah Makmur lainnya.
Hingga berita ditulis, setidaknya ada 8 mobil pemadam kebakaran (damkar) yang dikerahkan, dengan terus membawa air, untuk menjinakkan api di pabrik popok bayi itu.
”Kerugian belum bisa ditaksir akibat kebakaran tersebut. kalau dilihat dari ruang produki kerugina bisa mencapai ratusan juta rupiah,”papar seorang karyawan yang tidak masu disebutkan namanya.(Suparman)





























































Komentar