Pemkot Jakbar Apresiasi Peran UKPD/SKPD Dalam Bulan Dana PMI 2018

INILAHONLINE.COM, JAKARTA

Perolehan Bulan Dana PMI tahun 2018 di Jakarta Barat mencapai Rp 3.894.725.183. Jumlah ini melebihi target yang ditetapkan PMI DKI Jakarta, yakni Rp 3.500.000.000 atau 111 persen.

Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Efendi sangat bersyukur dengan perolehan tersebut. Sebab terbukti bahwa seluruh unit kerja perangkat daerah (UKPD) dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) memang turut membantu.

“Saya bersyukur dengan hasil ini. Kalau untuk hal-hal kebaikan, kita boleh pacu dan cerdas dalam mengemas program ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Rustam saat memberikan sambutan Penutupan dan Pembubaran Panitia Bulan Dana PMI Jakbar tahun 2018, di Ruang Ali Sadikin, Senin (28/1).

Ketua Panitia Bulan Dana PMI Tahun 2018, M. Zen menyebutkan, bahwa perolehan dana pada kegiatan bulan dana PMI tahun 2018, hingga penutupan rekening pada 11 Januari 2019, berjumlah Rp 3.894.725.183.
Pencapaian target bulan dana PMI itu diperoleh dari, kupon Rp 1,4 miliar, amplop Rp 1.1 miliar, map donasi Rp 1.1 miliar, drop box Rp 31,2 juta, dan proposal Rp 73 juta.

“Bila dibandingkan dengan tahun 2017, yakni Rp 3 miliar, maka tahun ini terjadi peningkatan sebesar 29,57 persen. Berdasarkan hasil keputusan rapat perhitungan Bulan Dana PMI se-DKI Jakarta, PMI Kota Jakarta Barat masih menduduki peringkat ketiga atau tetap seperti tahun lalu,” jelasnya.

Penghargaan UP PKB Kedaung Angke Dalam Bulan Dana PMI 2018

Dalam kegiatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada UKPD/SKPD yang telah membantu mensosialisasikan dan mengumpulkan dana dari masyarakat. Salah satunya yakni Unit Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Kedaung Angke.

Kepala UP PKB Kedaung Angke, Hendrico mengungkapkan bahwa sebenarnya yang dilakukannya beserta jajaran bukan untuk mendapat penghargaan. Namun dengan dana sumbangan dari wajib uji, bisa diketahui bahwa memang masyarakat sangat percaya kepada Pemprov DKI dalam mengelola dana sosial.

“Terima kasih untuk kepercayaan masyarakat wajib uji kendaraan bermotor UP PKB Kedaung Angke yang ambil bagian dalam pelayanan kemanusiaan melalui sumbangan yang dikumpulkan secara sukarela dan ihklas lewat kami. Semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan dan berkat bagi kita semua,” tandasnya.

Menurut Hendrico, cara pengumpulan sumbangan melalalui kupon yang ditawarkan kepada wajib uji kendaraan. Besarannya telah tertera di kupon.

“Jadi tidak ada paksaan. Kita tawarkan, mereka kan bisa lihat nilainya di kupon,” tandasnya.

(Badar)

banner 521x10

Komentar