Pemprov Jateng Jajaki Kerjasama dengan Suriname

Berita, Jawa Tengah1043 Dilihat

Menyikapi kemungkinan penjajakan kerjasama tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan potensi Suriname cukup besar untuk jalinan kerjasama. Namun, jika dilihat dari jarak, perlu strategi khusus agar jalinan tersebut tidak membuat rugi Indonesia, Jawa Tengah khususnya.

“Kita harus ofensif di sisi perdagangan. Misal, garmen, military uniform, kan juaranya Indonesia dan ada di Jateng,” kata Ganjar.

Ganjar menegaskan, akan lebih efektif jika pihaknya mengirim tenaga-tenaga ahli agar men-direct tenaga kerja di sana. Dia pun menggambarkan, di Jepara misalnya, ahli ukir sangat melimpah, sementara serbuan industri membuat mereka harus banting stir, meninggalkan tatah dan perangkatnya memilih kerja di pabrik.

“Kalau seperti itu kan lebih baik mereka kita kirim ke sana. Yang mereka butuh kan ahli kayu. Bukan mereka jual ke kita, tapi indirect. Kita ajarkan, tapi silakan kamu jual ke negara lain, jangan ke Indonesia, karena punya kita lebih bagus,” katanya.

Untuk mempererat jalinan persaudaraan antara Suriname dengan warga Jawa Tengah, Ganjar berharap selain Family Pilgrim Trip ada program pertukaran siaran informasi dan dokumentasi. “Sesekali kita bisa live, atau kita kirim video kegiatan. Ketika saya berkunjung ke Suriname dulu, beberapa orang saya tanya, apa yang kamu rasakan ketika ketemu keluarga di Jawa? Ya tidak ada rasa apa-apa. Tapi kita sikapi sebagai tourism dan saudara. Maka Family Pilgrim itu menarik,” katanya.

(Suparman)

banner 521x10

Komentar