oleh

Pengamat Komunikasi Politik UI, Dr Ari Junaedi Desak Kepengurusan PSSI Harus Direformasi Total

INILAHONLINE.COM, JAKARTA

Kepengurusan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) saat ini perlu direformasi total. Para pengurusnya tak boleh lagi diisi orang-orang lama yang sudah terbukti tidak menjalankan roda organisasi dengan baik.

Jika PSSI masih diisi dengan figur-figur lama yang sudah terkontaminasi dengan mafia sepak bola, maka bisa dipastikan PSSI tetap akan terpuruk.
Pernyataan itu disampaikan pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI), Dr. Ari Junaedi, terkait carut marutnya perepakbolaan di Indonesia oleh mafia sepak bola, Selasa (13/8/2019).

Menurutnya, kepengurusan PSSI butuh itikad dan kemauan besar. “Kepengurusan PSSI harus diputus dari orang-orang lama yang gagal membawa perubahan di tubuh organisasi pengurus sepak bola ini. Pengurus dari semua lini seperti komisi disiplin, komisi wasit, komisi banding terutama exso harus direformasi total,” kata Dr. Ari Junaedi

Selain itu, PSSI butuh leadership yang jelas track recordnya. Jika PSSI masih terkait dengan rezim lama, “Saya pastikan PSSI akan begini-begini saja,” ungkapnya.

Peraih penghargaan World Custom Organization Sertificat of Merit 2014 ini, mengatakan bahwa semua stake holder persepakbolaan harus punya komitmen membawa PSSI ke arah perubahan yang lebih baik.

“Soal siapakah yang akan menakhodai PSSI ke depannya, sebaiknya para pemilik suara di pemilihan ketua umum PSSI nanti punya kewajiban moral untuk tidak sekedar memilih. Tetapi harus dilandasi moral untuk mencari sosok pemimpin yang berintegritas dan teruji,” tandasnya.

(ian Lukito)

Komentar