Pilgub Jateng, Perempuan Bangsa Pekalongan Deklarasikan Dukung Sudirman Said-Ida Fauziyah

Daerah, Politik529 Dilihat

INILAHONLINE.COM, PEKALONGAN – Calon gubernur no urut 2 Sudirman Said-Fauziyah mendapat dukungan dari Kepengurusan Perempuan Bangsa Kabupaten Pekalongan. Mereka mendeklarasikan diri mendukung paslon no dua ini dibacakan dalam acara konsolidasi organisasi itu di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen.

Pembacaan dilakukan oleh salah satu pengurus Perempuan Bangsa, Fatkhiana Dewi. Selain menyampaikan dukungan kepada pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Sudirman – Ida Fauziyah, Perempuan Bangsa Kabupaten Pekalongan juga mengikrarkan setia kepada NKRI, Bhineka Tunggal IKa, Pancasila dan UUD 1945.

“Kami Perempuan Bangsa Kabupaten Pekalongan mendukung penuh dan siap memenangkan pasangan Sudirman – Ida Fauziyah,” katanya, Kamis (1/3/2018).

Ketua Perempuan Bangsa Kabupaten Pekalongan, Hindun menyampaikan, dalam acara konsolidasi pihaknya juga langsung mendaulat pengurus Perempuan Bangsa di masing-masing desa/kelurahan, yang ada di wilayah Kota Santri untuk menjadi tim pemenangan pasangan gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah nomor urut dua tersebut.

”Lakukan kerja pemenangan yang santun, datangi para tetangga sampaikan kepada mereka agar pada 27 Juni 2018 Jawa Tengah, memiliki hajat pesta demokrasi yaitu pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jateng,”ujarnya.

Wakil Ketua DPC PKB Kabupaten Pekalongan, Asip Kholbihi di hadapan anggota dan pengurus Perempuan Bangsa Kabupaten Pekalongan, menyampaikan kriteria-kriteria dalam memilih pemimpin.

”Dalam memilih pemimpin salah satu kriterianya adalah mengenal sosok calon yang hendak dipilih, sehingga apabila sudah mengenalnya, maka tidak akan salah pilih. Kriteria kedua adalah itiba’ atau manut atas pilihan dari para tokoh/pemimpinnya,”katanya.

Dalam berpoilitik, lanjut dia, memiliki tanggung jawab yang berat, sebab berdasarkan ajaran agama dalam berpolitik memiliki tujuan utama, yaitu mensejahterakan masyarakat. Untuk memperjuangkannya juga memerlukan perjuangan yang tidak ringan. ”Dalam memilih dibutuhkan ikhtiar lahir dan batin.”

Ikhtiar lahir, menurut dia, melakukan kampanye dan memperkenalkan calon pemimpin kepada masyarakat, kemudian ikhtiar batinnya yaitu berdoa.

“Saya mengajak kepada semua anggota dan pengurus, serta semua yang hadir dalam acara Konsolidasi Perempuan Bangsa Kabupaten Pekalongan, untuk membacakan surat Alfatihah usai shalat fardhu yang dikhusukan kepada pasangan Sudirman – Ida Fauziyah, agar dalam menjalani proses perjuangan Pilgub berjalan lancar,”tuturnya.

Calon Wakil Gubernur Ida Fauziyah menyampaikan, berdasarkan data yang dimilikinya partisipasi perempuan dalam pelakansaan Pilgub Jawa Tengah, khusus untuk perempuan mencapai 51 persen.

”Itu artinya jumlah pemilih perempuan lebih besar dibandingkan pemilih laki-laki. Dengan demikian massa depan Jawa Tengah berada di tangan perempuan,”ujarnya.

22 Janji Kerja Sudirman-Ida

Sebagai wujud kepedulian terhadap perempuan,lanjut dia, maka dalam 22 janji kerjanya apabila pasangan Sudirman – Ida Fauziyah terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur, akan menciptakan satu juta wirausahawan perempuan.

”Diakui atau tidak, saat ini perempuan banyak yang menjadi tulang punggung keluarga. Perempuan memiliki etos kerja yang tinggi,”paparnya.
Meski demikian, menurut mantan anggota DPR RI ini, pihaknya mengaku masih sedih, karena di Jawa

Tengah masih menjadi penyumbang tenaga wanita indonesia, yaitu menjadi TKW di luar negeri yang memiliki risiko yang tinggi. ”Seharusnya perempuan jangan sampai cepat menyerah,”katanya.

Ia menjelaskan, kenapa para perempuan rela bekerja sampai ke luar negeri, menjadi TKW? tidak lain disebabkan lantaran di Jawa Tengah mereka (perempuan) belum terwadahi dalam upaya mencari rezeki untuk keluarga.

“Saya dan Pak Dirman punya memiliki 22 janji kerja. Ringkasan dari 22 kerja itu di antaranya akan menerapkan APBD Jateng yang pro perempuan, pro santri, karena Jateng gudang pondok pesantren. Maka APBD Jateng yang harus pro santri dan APBD yang pro petani,”jelasnya.

Sekretaris DPW PKB Jawa Tengah, Sukirman menekankan kepada warga NU di Kabupaten Pekalongan, agar menitipkan aspirasi kepada yang sudah jelas membela kepentingan warga nahdliyin. Ia juga berdoa agar ke depan tidak ada lagi kepala daerah di Jawa Tengah, yang ditangkap oleh KPK lantaran kasus korupsi.

”Mudah-mudahan di Jawa Tengah tidak ada lagi kepala daerah yang ditangkap KPK,”ujarnya.(Suparman)

banner 521x10

Komentar