Pj Bupati Bogor Bakal Coret Usulan Pembuatan Aplikasi Baru di Kabupaten Bogor

Tak Berkategori39 Dilihat
Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu didampingi Kepala Diskominfo Bayu Ramawanto ketika menggelar apel bersama jajaran Dinskominfo Kabupaten Bogor. (Foto : Istimewa)

INILAHONLINE.COM, CIBINONG – Usulan pembuatan aplikasi baru, khususnya di Kabupaten Bogor bakal dicoret. Hal itu dikatakan Pejabat (Pj) Bupati Bogor Asmawa Tosepu saat menggelar apel pagi bersama di lingkungan Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Selasa (28/5/2024).

Apel pagi bersama Pj Bupati  Bogor yang didampingi Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor Bayu Ramawanto itu, bahwa pencoretan usulan pembuatan aplikasi baru sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

“Berdasarkan arahan Presiden RI Joko Widodo pada saat soft launcing Government Technology menuju sistem pemerintah berbasis teknologi digital di seluruh Indonesia,” tandasnya.

Asmawa Tosepu mengatakan, Government Technology baik di tingkat pusat, provinsi juga daerah dalam hal ini kabupaten/kota terkait usulan pembuatan aplikasi baru dicoret.

Jajaran Diskominfo saat mendengarkan sambutan dan arahan Pj Bupati Bogor pada apel bersama di halaman kantorn Diskominfo Kabupaten Bogo0r (Foto : Istimewa)

“Semua aplikasi terintegrasi satu sama lain sehingga data bisa diberbagipakaikan oleh semua yang membutuhkan termasuk masyarakat. Untuk itu, Diskominfo Kabupaten Bogor harus jadi leader dan integrator Gov Tech di lingkup Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujar Pj Bupati Bogor.

Asmawa Tosepu juga mengatakan, memasuki gov tech pertama yang harus dilakukan adalah mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM), tata kelola, sarana dan prasarana, dan tentunya dukungan anggaran.

“Tugasnya Diskominfo melaksanakan itu dan harus jadi leader dan integrator, mengaplikasikan, mengimplementasikan transformasi digital di Kabupaten Bogor,” tegas mantan pj Walikota Kendari, Sulawesi tenggara tersebut.

Selain itu Asmawa Tosepu berharap, bahwa Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) kiblatnya ada di Diskominfo salah satunya penggunaan Tandatangan Elektronik (TTE) secara masif, disposisi secara online dan lainnya.

Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu berpose bersama Kadiskominfo dan pegawai Diskominfo Kabupaten Bogor, usai melakukan apel bersama. (Foto : Istimewa)

“Berdasarkan arahan Presiden RI mulai tahun 2024 dan seterusnya tidak boleh ada aplikasi baru akan tetapi diminta untuk mereplikasi dan memanfaatkan aplikasi yang sudah ada,” tambahnya

Ia meminta jangan lagi ada pembangunan aplikasi baru, kalau masih ada perangkat daerah yang mengusulan anggaran pembangunan sistem baru. Ini akan langsung saya coret, karena arahan presiden tidak boleh lagi ada pembangunan aplikasi yang baru.

“Momentum kunjungan saya hari ini adalah menginformasikan arahan Presiden RI yang disampaikan dalam acara peluncuran Govtech INA Digital yang merupakan komitmen pemerintah akselerasi digital pemerintahan,” ungkapnya.

Pj Bupati Nogor dalam kesmeptan tersebut mengatakan, berbicara tranformasi adalah perubahan secara pelan tetapi jelas. “Sehingga  tugas Diskominfo sangat berat bagaimana kita mengaplikasikan dan mengimplementasikan,” pungkasnya. (Piya Hadi)

banner 521x10

Komentar