oleh

Polisi Ciduk Sindikat Kawanan Rampok di Bandung dan Garut dengan Modus Pura-Pura Beli Motor

INILAHONLINE.COM, BABAKANMADANG

Polsek Babakan Madang mengamankan 5 pelaku sindikat penipuan atau penggelapan motor Ducati yang terjadi di Griya Alam Sentul, Desa Kadumang, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Tersangka yang berjumlah lima orang yakni IR, KK, FM, HT dan IA ditangkap di Kabupaten Bandung dan Garut.

Kapolsek Babakan Madang, AKP Silfia Sukma Rosa mengatakan pelaku memesan melalui toko online dan ketika bertemu dengan pemilik motor mereka berpura-pura melakukan tes kendaraan. Kemudian motor korban dibawa lari.

Silfia mengatakan, kronologis kejadian berawal saat IR menunjukkan dan memberitahu kepada KK, HT, FF dan IA bahwa dirinya sudah memiliki target 1 unit motor merk Ducati yang dilihat dari iklan toko online dan sudah berkomunikasi dengan pemilik motor untuk melihat motor tersebut.

“Para pelaku berangkat dari Garut ke Bogor dengan menggunakan mobil DPB (daftar pencarian barang) yang disewa tersangka, sampai di Bogor, kemudian IR memesan taksi online menuju rumah korban sedangkan tersangka lainnya mengikut IR dengan menggunakan mobil,” ujar Silfia yang didampingi Waka Polsek dan Paur Humas Polres Bogor saat melaksanakan konferensi Pers, Rabu (31/7/2019).

Silfia menjelaskan, setelah IR sampai di rumah korban para pelaku yang lainnya menunggu di dalam mobil yang disewa tidak jauh dari rumah korban sambil mengawasi. Saat di rumah korban IR bertemu dengan istri korban dan mengatakan bahwa ingin membeli motor Ducati dan meminta untuk test drive motor Ducati milik korban, lalu diberikan oleh istri korban.

“Tersangka IR langsung tancap gas dan diikuti oleh pelaku lainnya menggunakan mobil Innova tersebut dan meningalkan sopir taksi online yang masih menunggu dirumah korban. Setelah ditunggu-tunggu ternyata tersangka IR tidak kembali lagi beserta motor Ducati milik korban,” kata Silfia.

Karena tersangka IR dan motor Ducati milik korban tak kunjung kembali, korban langsung melaporkan ke Polsek Babakan Madang. Komplotan ini dijerat Pasal 378 dan 372 KUHP dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.

(Basir)

Komentar