oleh

Produksi dan Pasokan Semen Berlipat Ganda, Harga Jual dan Konsumsi Menurun

InilahOnline.com (Jakarta) – Indocement sebagai produsen semen merk Tiga Roda adalah salah satu pabrik semen terbesar di Indonesia, dengan kapasitas produksi terpasang mencapai 24.9 Ton semen pertahun. Demikian dikatakan Direktur Utama PT. Indocement Tunggal Prakarsa (ITP), Crhisrtian Kartawijaya saat menggelar Konferensi Pers usai Buka Bersama dengan para awak media di Wisma Inocement Jakarta, Jumat (16/6) kemarin.

“Tahun 2016 penjualan semen hanya mencapai 62,0 juta ton atau stagnan dibandingkan tahun lalu walaupun realisasi anggaran belanja pemerintah di sektor infrastruktur mencapai 85,0 persen dari anggaran yang telah ditetapkan, “ ungkapnya.

Menurutnya. Pangsa pasar Indocement turun menjadi 26,0 persen dari 27,5 persen di tahun 2015, hal ini karena pertumbuhan konsumsi semen negatif di home market Indocement. Dijakarta konsumsi semen bertumbuh -11 persen, Banten 19 persen, Jawa Barat -6 persen, sedangkan di Kalimantan -12 persen ditambah dengan menumpuknya pemain baru semen di home market Indocement.

“Akibatnya, Indocement harus bersaing ketat di daerah utamanya saat pertumbuhan konsumsi semen negatif, penambahan pasokan berlipat ganda serta harus memasok semen dengan jarak lebih jauh. Inilah yang mengakibatkan harga jual semen turun,” jelas Crhistian.

Lebih jauh dijelaskan, tekanan terhadap harga jula semen terus terjadi, sehingga hal ini berdampak signifikan terhadap kinerja yang dihasilkan untuk periode 3 bulan pertama sampai dengan 31 Maret 2017, dimana Indocement mengalami penurunan pendapatan bersih sebesar Rp 552 miliar atau turun 14,1 jika diandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Hal ini merupakan komninasi dari penurunan volume penjulan semen.

“Pansa pasar Indocement pada Triwulan pertama tahun 2017 adalah sebesar 25,6 persen, turun 1.3 persen dibandingkan periode yanag sama di tahun 2016,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Corporate Social Responsilbility (CSR) PT. ITP, Kuky Permana mengatakan, selama bulan Ramadhan Indocement melaksanakan beragam kegiatan bersama dengan pemangku kepentingan yaitu, Safari Ramadhan bersama masyarakat desa mitra di sekitar jalur Conveyor Belt area tambang, area utility, dan area plant 3-4 sebanyak 1.500 masyarakat.

“Dalam kegiatan Safari itu, kami menggelar juga acara Buka bersama dengan Musyawarah Pimpinan seperti Camat, Kapolsek, Danramil, ketua MUI dan Kepala Desa Mitra, serta tokoh masyarakat setempat. Selain itu, pihaknya juga memberi bantuan berupa pemberian beras kepada Kecamatan dan Desa Mitra sebesar 27 Ton dimana setiap desa mendapat 2 Ton beras untuk 3 Kecamatan,” kata Kuky.

Lebih lanjut dikatakan, Indocement memiliki proyek percontohan pengelolaan sampah dengan metode Biodrying dengan tehnik pengeringan sampah secara alami dengan cara menutup sampah selama 21 hari sampai kering dan tidak berbau, kemudian diolah menjadi bahan bakar alternatif. Saat ini sudah memiliki dua unit dan kapasitas 200 ton per unit.

“Indocement juga memotivasi masyarakat desa mitra untuk memiliki Bank Sampah. Juga mendorong dan membantu berdirinya unit-unit pengelolaan kebersihan,” jelasnya

Selama ini PT Indocement Tbk telah meraih beberapa penghargaan yakni, penghargaan Most Innovative Business Awards 2017, Top CSR Awards 2017, Anugerah Bisnis Indonesia Awards 2017, Indonesia Most Admired Companies Award 2017. (Piya Hadi)

Komentar