oleh

Reses di Gunung Tangkuban Perahu, Bang Ara Diminta Bawa Aspirasi Bangsa Sunda Ke Pusat

INILAHONLINE.COM, SUBANG

Kisruh pengelolaan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu yang sejak tahun 2009 tak memberikan kontribusi apa-apa ke daerah membuat prihatin semua pihak tak terkecuali Anggota DPR dapil IX Jawa Barat (Kabupaten Subang, Sumedang dan Majalengka), Maruarar Sirait.

Bang Ara, Sapaan Akrab Maruarar Sirait, menyatakan segera membawa aspirasi bangsa Sunda yang menginginkan Gunung Tangkuban Perahu dikembalikan pengelolaannya ke Pemerintah Daerah. Aspirasi tersebut menururut Ara akan disampaikan dalam rapat pembahasan di DPR-RI.

Dia juga meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk membuat surat kepada presiden agar pengelolaan TWA bisa dikelola oleh pemerintah daerah bukan swasta seperti saat ini yang tidak memberikan kontribusi sepeserpun ke daerah.

“Saya minta Gubernur Jabar Ridwan Kamil membuat surat kepada Presiden supaya pengelolaan Tangkuban Parahu diserahkan kepada pemerintah daerah baik itu Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten sekitar Tangkuban Parahu yaitu Bandung Barat dan Subang,”ujar Bang Ara disela-sela reses di gerbang TWA Gunung Tangkuban Parahu, Senin malam, (12/8/2019).

Bang Ara selaku wakil rakyat, mengaku siap memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya, rakyat Subang yang menginginkan pengelolaan TWA Gunung Tangkuban Parahu oleh Pemerintah Daerah.

“Saya sangat siap memperjuangkan melalui Parlemen untuk mengembalikan pengelolaan Tangkuban Parahu kepada masyarakat Sunda,karena Tangkuban Parahu milik Bangsa Sunda dan saya sendiri akan menyampaikan pesan dan aspirasi Bangsa Sunda kepada Presiden Jokowi supaya pengelolaan Tangkuban Parahu dikembalikan sebagai ruang sosial Bangsa Sunda,”jelasnya.

Terkait kesiapan Maruarar Sirait, diapresiasi Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan, yang di sampaikan oleh Raja LAK Galuh Pakuan, Rahiyang Mandalajati Evi Silviadi.

“Bang Ara siap perjuangkan bangsa Sunda agar bisa mengelola TWA Gunung Tangkuban Parahu, sebagai jati diri masyarakat Sunda khususnya warga Subang,”ungkap Evi.

Selanjunya Evi Silviadi menuturkan bahwa, TWA Gunung Tangkuban Parahu merupakan ruang sosial sebagai identitas untuk mengekspresikan sebagai Bangsa Sunda,

“Namun sayang sampai hari ini kebebasan berekspresi ini dicaplok oleh Pemerintah Pusat dengan diberikannya pengelolaan yang tidak mencerminkan Bangsa Sunda”tutur Evi.

Dan Evi pun meminta supaya pengelolaan TWA Gunung Tangkuban Parahu diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sama seperti Bang Ara, agar tercipta ruang sosial untuk Bangsa Sunda dan biarkan kami memiliki jati diri dan biarkan kami memiliki identitas.

Disela-sela resesnya di Subang, Bang Ara selain bersilaturahmi dengan pengurus DPC PDIP Subang juga menggelar pentas seni budaya dan doa bersama serta pemberian santunan kepada puluhan anak yatim yang diselenggarakan di depan gerbang pintu masuk TWA Gunung Tangkuban Parahu.

Sebelumnya, acara reses ini pun dihadiri sekitar seribu orang, dari beberapa wilayah di Kabupaten Subang, dan dengan pengamanan ketat aparat kepolisian Mapolres Subang.

(Abdulah)

Komentar