oleh

Rombongan PCNU Kabupaten Bogor Bersilaturahmi Ke Rumah Seorang Guru Ngaji Yang Tidak Layak Huni

INILAHONLINE.COM, CIBINONG

Rombongan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) yang tergabung dalam Tim NU Peduli Kabupaten Bogor berkunjung ke rumah sepasang suami istri (Pasutri) yang kondisi rumahnya sangat tidak layak huni. Kunjungan silaturahmi yang dilakukan rombongan pengurus NU kabupaten Bogor ini, dikarenakan adanya sebuah video yang sempat viral di media sosial (Medsos).

“Kami bersilaturahmi ke rumah tidak layak huni salah seorang warga guru ngaji bernama Imas Romadhona dan yayat Supriyana yang tinggal bersama ayam dan soang (angsa). Kami kesini karena ada video yang viral di Medsos,” ujar Dewan Pertimbangan PCNU Kabupaten Bogor, Gus Chaer, Selasa (19/5/2020).

 

Rombongan Tim NU peduli tersebut yang tiba di rumah guru ngaji di Jl. KSR Dadi Kusmayadi Gang Cempaka RT. 03 RW. 08 Kel. Sukahati Kec. Cibinong Kab. Bogor tersebut, mengunjungi langsung kerumah Pasutri dengan tiga orang anak yang masih keccil-kecil itu, hanya bisa menemui Imas Romadona saja, karena sang suami sedang bekerja di Jakarta sebagai pekerja harian lepas

‘Kami datang berkunjung di rumah pasangan pasutri dengan tiga orang anak yang masih pada kecil ini, untuk memberikan bantuan beberapa paket sembako dan berupa uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bagi keluarganya,” tutur Gus Chaer.

Menurutnya, guru ngaji Imas Romadhoni yang sehari-hari mengeajar ngaji anak-anak di sekitar tempat tinggalnya, memang termasuk keluarga pra sejahtera yang layak mendapat bantuan. Terlebih, dimasa pandemi Corona Virus Disease 19 (Covid019) ini membuat warga hanya memilik waktu dan runag gerak yang terbatas.

“Dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan oleh pemerintah, maka seperti keluaraga Imas dan Yayat ini merasa kesulitan untuk bekerja mencari nafkah guna mencukupi kebutuhan anak dan istrinya,” kata

Masih kata Gus Chaer, momen dibulan suci Ramadhan ini merupakan waktu sangat tepat ketika berbagi dan ikut membantu meringankan sesama umat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Untuk itu, pihaknya meminta kepada warga tetap mengikuti himbauan pemerintah untuk teap menjalankan pola hidup bersih sesuai protokol kesehatan.

“Demi untuk pencegahan penyebaran virus corona yang sedang beralngsung di negara kita ini, kami menghimbau kepada warga masyarakat untuk tetap berada tinggal dirumah, kecuali untuk keperluan khusus dan mendesak dalam mencari nafkah,” tandasnya.

Gus Char juga mengatakan, untuk meminimalisir penularan virus corona, sebaiknya warga masyarakat harus menggunakn masker jika keluar rumah, menjaga jarak aman fisik dengan orang lain atau dikenal physical distancing dan menghindari kerumunan orang banyak diluar rumah atau social distancing.

“Mari kita berdoa dan memohon kepada Allah SWT, agar pandemi Covid-19 ini akan segera berlalu, sehingga kehidupan warga masyarakat akan berjalan normal seperti sebelumnya. Semoga Allah SWT selalu memberikan keberkahan baik lahir dan bathin,” imbuhnya.

Rombangan NU Peduli Kabupaten Bogor tersebut, diantaranya Gus Chaer (A’wan/Dewan Pertimbangan PCNU Kabupaten Bogor), Mahmud SH. MH (Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Bogor), H. Amiruloh.SH (Wakil Ketua PCNU Kabupaten Bogor) dan Perwakilan dari Fatayat, Mei Fitiyani.

(CJ/ Amir)

Komentar