oleh

Selama Penerapan PPKM, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Tetap Membuka Loket Pembayaran dan Pelayanan

INILAHONLINE.COM, BOGOR – Selama Pandemi Covid, loket pembayaran dan pelayanan di Kantor pusat Jalan Siliwangi, Jalan Pandu Raya, Bogor Lake Side dan Kertamaya tetap buka dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat. Demikian pemebritahuan yang disampaikan Hubungan Masyarakat (Humas) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor kepada pelanggannya.

“Loket pembayaran dan pelayanan di kantor pusat Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Jalan Siliwangi tetap buka, mulai pada pukul 08.00 WIB hingga 14.00 Wib,” kata Direktur Umum (Dirum) Perumda Tirta Pakuan Rivelino Rizky.

Menurut Rivelino, bagi pelanggan jika ingin melakukan pembayaran dan menerima pelayanan, bagi pelanggan yang datang harap tetap patuhi protokol kesehatan di area Kantor Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor. Dimohon juga untuk tidak membawa anak kecil.

“Untuk informasi dan layanan terkait Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, cukup dengan mengunduh aplikasi SIMOTIP di playstrore pada ponsel warga,” ungkapnya

Rivelino menambahkan, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor terpaksa memberlakukan pembatasan pelayanan karena penerapan PPKM level 3 di Kota Bogor. Pelayanan kantor Perumda Tirta Pakuan di Jalan Siliwangi dan di berbagai kantor pelayanan tetap beroperasi seperti biasa, yakni mulai pukul 07.30 Wib hingga pukul 13.30 Wib.

Hanya saja, pihaknya lebih mengarahkan pelanggan yang ingin membayar tagihan, bisa melalui berbagai fasilitas perbankan hingga payment online lainnya.

“Pelayanan tetap seperti biasa mulai dari jam 8 sampai jam 3 sore. Cuma kami lebih mengarahkan para pelanggan yang mau bayar bisa melalui perbankan atau melalui payment online. Kemudian di berbagai minimarket, atau kantor pelayanan kami. Jadi tidak berkerumun di kantor Tirta Pakuan,” jelasnya.

Sedangkan untuk aduan serta keluhan, kata dia, bisa melalui aplikasi SIMOTIP hingga melalui call center. Skemanya, pelanggan bisa menghubungi call center, untuk kemudian membuat janji dan mengambil nomor, lalu mendapat pelayanan di besok harinya.

“Diusahakan tidak ada penumpukan pelanggan, karena secara keseluruhan kita antisipasi jangan sampai terjadi kerumunan,” pungkas Revelino. (Ian Lukito)

banner 521x10

Komentar