Setelah Sowan ke Mbah Moen, SAS Silaturahmi ke Gus Solah Minta Wejangan Terkait Dakwah

Berita, Jawa Timur408 Dilihat

INILAHONLINE.COM, JOMBANG

Penceramah kondang asal Provinsi Riau, Syaikh Abdul Shomad (SAS) bersilaturahmi ke Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Solahuddin Wahid, Sabtu (09/02). Kedatangan SAS bertujuan untuk silaturrahmi dan meminta wejangan terkait dakwah dari pengasuh Pesantren Tebuireng.

Kedatangan SAS disambut keluarga ndalem dan Mudir Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng, KH Nur Hannan. Menurut Kiai Nur dalam pertemuan itu SAS tak banyak bercakap dan lebih banyak mendengar dawuh-dawuh dan nasehat dari Gus Solah.

“Salah satu pesan pengasuh (Gus Solah) kepada SAS adalah agar beliau memiliki prinsip yang kuat sehingga tidak mudah dibawa ke mana-mana oleh kelompok yang memiliki kepentingan tertentu,” kata nya seperti dilansir laman wartajatim.

Alumnus Al-Azhar itu menambahkan dalam pertemuan tersebut Gus Solah juga menceritakan pesan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari kepada ulama-ulama Nahdlatul Ulama saat itu untuk tetap mengawal Masyumi sebagai saluran aspirasi politik umat Islam. Dan tidak membedakan latar belakang ormas, namun yang terpenting persatuan umat tetap terjaga.

“Hal itu juga dipesankan oleh pengasuh kepada SAS agar dakwahnya memiliki misi meneguhkan persatuan umat Islam dan bukan dakwah yang memecah belah,”ungkapnya.

Ustadz Abdul Shomad menyempatkan diri untuk ziarah ke di makam Hadratssyaikh KH Hasyim Asy’ari, KH Wahid Hasyim, KH Abdurrahman, dan masyayikh Tebuireng lainnya, Sabtu (9/2/19). (Foto: ist)

Lanjutnya, Gus Solah dan SAS juga asyik bercengkrama seputar dunia dakwah dan kondisi umat Islam terkini. Bahkan secara khusus Gus Solah menanyakan pengalaman pribadi berdakwah SAS di berbagai daerah. Seperti diketahui, SAS merupakan salah satu da’i yang lagi naik daun saat ini. Bahkan, akun instagramnya diikuti kurang lebih 7 juta orang.

“Gus Solah juga menyampaikan, jika model dakwah SAS selama ini disukai oleh adiknya yang bernama dokter Umar Wahid. Padahal sebelumnya belum pernah menyukai secara khusus dakwah dari dai-dai yang lain,” paparnya.

Setelah silaturrahmi dan ngobrol di Ndalem kesepuhan, SAS melanjutkan agenda berziarah dan membaca tahlil di makam Hadratssyaikh KH Hasyim Asy’ari, KH Wahid Hasyim, KH Abdurrahman, dan masyayikh Tebuireng lainnya.

“Agenda berikutnya beliau ziarah ke makam Masyayikh Denanyar dan Tambakberas,” jelas Kiai Nur Hannan.

SAS menjelaskan selama beberapa hari terakhir sengaja sowan kepada ulama dan tokoh ulama di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tujuan utama kunjungannya tersebut untuk silaturrahmi kepada para kiai dan ulama. Sebelumnya pria yang juga pernah mengenyam pendidikan di Maroko itu bersilaturahim ke Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan dan KH Maimoen Zubair Rembang.

“Hari ini dan besok (10/02) SAS fokus di Jombang, besok mengisi ceramah agama di Ndalem kesepuhan KH Afifuddin Dimyati di Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso, Peterongan dalam rangka haul perdana almarhum KH Dimyati Romli,” pungkasnya.

Penulis : Choirurrojikin

(Red)

banner 521x10

Komentar