Sudirman Said, Berjanji akan Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat Secara Keseluruhan

Daerah, Politik337 Dilihat

INILAHONLINE.COM, SEMARANG – Calon Gubernur Jateng nomor 2 Sudirman Said, merencanakan peningkatan kapasitas kepala desa jika terpilih sebagai Gubernur Jateng di Pilgub 2018 mendatang.

”Kepala desa juga harus memiliki kemampuan manajerial, melalui kursus kepemimpinan kepala desa akan meningkatkan optimalisasi manajemen dalam memimpin desa,”katanya dalam paparan Visi dan Misi dalam acara ”Taaruf Pemimpin Jateng ” di PW Muhammadiyah Jateng di Semarang, Sabtu Sore (31/3/2018).

Menurutnya, kepala desa merupakan pimpinan daerah di wilayah desa. diperlukan keahlian dalam melaksanakan di tingkat desa dalam hal perencanaan dan optimalisasi manajemen. Selama ini menilai anggaran pemberdayaan manusia di Jateng masih kurang.

”Saya akan meningkatkan hingga tiga kali lipat untuk kesejahteraan masyarakat Jateng, melalui program pemberdayaan manusia. Oleh karena itu, jika terpilih nanti akan meningkatkan pemberdayaan masyarakat.

”Misalnya untuk pemberdayaan perempuan, nilainya sekitar Rp 30 miliar saja, idealnya bisa sampai 50 persen dari alokasi anggaran yang ada,”katanya.

Sudirman Said menyampaikan paparannya di depan pimpinan cabang dan pimpinan wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, akan melibatkan pemberdayaan dalam berbagai kegiatan. Namun idealnya kegiatan ini masih kecil dan jauh dari harapan.

”Itu kecil sekali saya pikir bisa dinaikkan 2-3 kali lipat, (selama ini) hanya Rp 30 miliar saja. Saya ambil skrup 30 persen (sampel keseluruhan) manusia (Jateng). Idealnya sampai mendekati 50 persen (anggaran),”katanya.

Sudirman mengatakan, anggaran pemberdayaan manusia digelontorkan melalui sektor pemberdayaan perempuan dan anak, sektor ketenagakerjaan, serta pemberdayaan petani.

Pada sektor pemberdayaan petani,pihaknya mengambil sampel kasus di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora. Sektor pertanian dan ternak unggulan di daerah tersebut sudah direncanakan menjadi output program dalam rencana andalan yakni Program 1.000 lumbung pangan dan ternak Jateng.

Program tersebut merupakan salah satu dari 22 program kerja andalan pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah. Di Blora, Cepu (khususnya) satu kecamatan bisa menghasilkan 6.000 ternak dalam setahun.

”Inilah yang akan dicoba dikembangkan di Jateng hasilnya akan signifikan. Termasuk pertanian, ada pengelolaan lengkap dengan fasilitas lantai jemur dan penggiling padi yang memadai,”paparnya.

Ia menjelaskan, sektor pengembangan potensi sumber daya manusia (SDM) dimulai dari perbaikan di bidang pendidikan, yakni di sekolah formal seperti pesantren hingga non formal di panti asuhan. Bidang pendukung yakni pada sektor kesehatan, pengembangan pelatihan kerja, dan pendidikan untuk perempuan dan anak.

Sudirman ditantang peserta taaruf untuk menunjukkan kartu keanggotaan Muhammadiyah miliknya. Selain itu Sudirman juga diminta mengenakan batik seragam resmi Muhammadiyah terbaru.

Sementara dalam taaruf sesi pertama, pasangan urut nomor 1 Pilgub Jateng Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maemoen, juga menjabarkan keterpihakannya pada program pengembangan SDM. Ganjar saat menjadi Gubernur Jateng memiliki program penanganan perempuan dan soal ketenagakerjaan sejak 2016.

”Itu inspirasinya saat perempuan NTT dikirim ke luar Jawa, tapi malah jadi trafficking. Sejak saat itu kita meningkatkan kepedulian, dan bekerja sama dengan penegak hukum untuk itu,”tegasnya.(Suparman)

banner 521x10

Komentar