Tahun 2026 BPN Bogor II Targetkan 9.000 Bidang Tanah PTSL Tiga Kecamatan di Wilayah Bogor Timur

Tak Berkategori28 Dilihat
Prosesi pelantikan panitia ajudikasi PTSL Tahun 2026 untuk wilayah Bogor Timur dihadiri unsur pemerintah kecamatan dan puluhan kepala desa serta diikuti perwakilan dari tiga kecamatan dari kecamatan Klapanunggal, Cariu Kabupaten Bogor. (Foto : Mahatva)

INILAHONLINE.COM, BOGOR – Pada tahun 2026 sedikitnya 9000 bidang tanah Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL) di tiga kecamatan wilayah Bogor Timur. Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bogor II, Sofyan Hadi Syam saat melantik dan mengambil sumpah panitia ajudikasi PTSL, di Kota Wisata Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jumat (10/4/2026).

“Adapun target PTSL tahun 2026 di tiga kecamatan wilayah Bogor Timur mencapai sekitar 9.000 bidang tanah. Seluruh panitia diharapkan dapat bekerja secara kolektif untuk memenuhi target tersebut. Sehingga untuk menyelesaikan PRSL ini dibutuhkan kerja sama tim yang solid agar target ini bisa tercapai tepat waktu,” katanya.

Menurutnya, seluruh panitia yang telah dilantik diminta untuk berkomitmen menuntaskan target yang telah ditetapkan, mengingat sebagian pekerjaan merupakan kelanjutan dari program tahun sebelumnya yang belum terselesaikan. “Panitia harus bekerja secara terbuka dan transparan. Ini amanat undang-undang, sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Sofyan.

Salin itu, Sofyan Hadi juga menekankan pentingnya prinsip keterbukaan dan transparansi dalam pelaksanaan program di lapangan. Ia mengingatkan bahwa PTSL merupakan program strategis nasional yang bertujuan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Panitia harus bekerja secara terbuka dan transparan. Ini amanat undang-undang, sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tandasnya.

Lebih lanjut Sofyan mengatakan, meminta seluruh panitia berkomitmen menuntaskan target yang telah ditetapkan, mengingat sebagian pekerjaan merupakan kelanjutan dari program tahun sebelumnya yang belum terselesaikan.

Sementara itu, Kepala Desa Bantarjati, Kecamatan Klapanunggal, Supena, menyebutkan bahwa di wilayahnya, termasuk Desa Lulut dan Desa Leuwikaret, terdapat kuota sekitar 520 sertifikat tanah yang harus diselesaikan tahun ini. Untuk itu, Ia optimistis target tersebut dapat direalisasikan sesuai jadwal.

“Kami optimistis kuota ini bisa dituntaskan pada 2026. Karena Program PTSL sendiri merupakan upaya pemerintah dalam mempercepat pendaftaran tanah secara menyeluruh di Indonesia guna memberikan kepastian hukum serta mencegah sengketa pertanahan,” imbuhnya.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pemerintah kecamatan serta desa. Kegiatan ini diikuti perwakilan dari tiga kecamatan, yakni Klapanunggal, Cariu, dan Jonggol, serta puluhan kepala desa yang turut menjadi bagian dari panitia ajudikasi.  (Piya Hadi)

banner 521x10

Komentar