Waspada Covid – 19, Petugas Gabungan di Blora Lakukan Pendataan dan Pemeriksaan Kesehatan Warga Pendatang

Berita, Jawa Tengah259 Dilihat

INILAHONLINE.COM, BLORA

Untuk antisipasi penularan wabah virus covid – 19 di wilayah Kabupaten Blora, Polres Blora Polda Jateng bersinergi bersama Pemerintah Kabupaten Blora dan Kodim 0721/Blora, serta stakeholder lainnya terus melakukan berbagai upaya pencegahan.

” Polres Blora bersama aparat gabungan TNI, dan pemerintah daerah melakukan pendataan dan pengecekan kesehatan terhadap warga pendatang. Pengecekan kesehatan dan pendataan warga pendatang tersebut perlu dilakukan, karena untuk mengetahui dan memetakan sejauh mana kerawanan penyebaran virus covid – 19 tersebut di kabupaten Blora, “ujar Kapolres Blora AKP Ferry Irawan, SIK di Mapolres Blora, Senin 6/4/2820)

Dijelaskan, sebagaimana kita ketahui penularan virus covid – 19, begitu cepat melalui kontak langsung manusia, untuk itulah warga dari  perantauan wajib diperiksa dan dipantau kesehatannya, apalagi warga yang pulang kampung dari daerah pandemik corona.

 

“Saya mendorong anggota untuk bersama sama dengan instansi terkait melakukan upaya pencegahan, salah satunya adalah melalui pengecekan dan pendataan di posko kesehatan di wilayah perbatasan,” tegasnya.

Namun demikian, lanjut nya, pihaknya melakukan pengecekan di perbatasan kabupaten Blora dengan kabupaten Rembang, tepatnya di posko kesehatan di depan Puskesmas Medang.

“Jadi petugas Polsek Blora bersama Koramil Blora, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Tim Kesehatan melakukan pendataan dan pengecekan warga yang masuk ke wilayah Blora,” ujar Kapolres.

Selain wilayah utara yang berbatasan dengan kabupaten Rembang, petugas gabungan juga mendirikan posko di wilayah barat, di perbatasan Kabupaten Grobogan, serta di perbatasan Cepu – Jawa Timur, bahkan petugas gabungan juga mendirikan posko hingga ke desa atau kelurahan guna antisipasi penularan virus tersebut.

“Kita pantau hingga pelosok desa melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa, semoga Blora aman dari covid – 19,” tandas Kapolres.

Ashari, salah satu sopir angkutan umum jurusan Blora – Rembang mengaku senang dengan adanya pengecekan kesehatan tersebut,

“Dengan pengecekan kesehatan dan penyemprotan disinfektan saya merasa lebih tenang, apalagi saya sopir yang tiap hari membawa banyak orang, resiko tertular besar, tapi mau gimana lagi kalo gak nyopir ya gak dapat uang, yang penting kita taati prosedur pemerintah, harapanya semoga virus ini segera sirna,” ucap Ashari.

(Suparman)

banner 521x10

Komentar