oleh

ACT DIY Distribusikan Qurban dari Bantaran Kali hingga Lereng Merapi

INILAHONLINE.COM, YOGYAKARTA — Suasana masyarakat di Dusun Kalitengah Lor, Cangkringan, Sleman terlihat sangat meriah saat Global Qurban ACT DIY menunaikan amanahnya, menyalurkan kurban untuk masyarakat di pelosok DIY, jum’at (23/7)

Gema takbir khas Iduladha bersahut-sahutan mengiringi prosesi penyembelihan hewan kurban. Selanjutnya, hewan kurban berupa sapi serta kambing, secara gotong royong disembelih, dipotong hingga dicacah, untuk masyarakat Dusun Kalitengah Lor dan sekitarnya.

Menurut cerita warga setempat, saat ini warga masyarakat masih dalam keadaan siaga dan waspada, karena selain harus menjaga diri dari Covid-19, aliran Lahar Merapi juga saat ini kembali mengarah ke selatan, tepat ke arah Dusun Kalitengah Lor. Kalitengah Lor sendiri merupakan dusun yang berada di wilayah KRB III Merapi, merupakan dusun yang terletak paling atas di wilayah Sleman.

Bapak Karnu selaku ketua takmir masjid setempat mengatakan sangat bersyukur saat menerima Qurban dari ACT, syukur alhamdulillah tahun ini warga masyarakat bisa mendapat daging qurban secara merata. “Karena biasanya dari masjid sendiri setiap tahunnya rata-rata hanya menyembelih 2-3 ekor kambing, itupun dibagi rata untuk warga yang jumlahnya 550 jiwa,” ujar Karnu.

Kebahagiaan serupa diungkapkan bapak Darsam selaku tokoh masyarakat di Masjid Kalimosodo Bantaran Kali Code, ia mengaku sangat bersyukur atas bantuan Qurban dari Global Qurban ACT sehingga bisa membagikan daging qurban secara merata kepada warga di bantaran Kali Code.

“Semoga hewan kurban ini, menjadi keberkahan para shohibul kurban serta ACT dan semoga di tahun depan warga sini juga dapat jatah kurban lagi,” ungkapnya sambil tersenyum ceria.

Arif Setya, selaku tim Program ACT Yogyakarta mengungkapkan di wilayah DIY ACT Yogyakarta mendistribusikan sebanyak 32 ekor sapi dan 13 ekor kambing yang disalurkan untuk daerah-daerah prasejahtera di 5 kabupaten/kota di DIY. Distribusi dilakukan mulai dari pondok pesantren pelosok, Masjid di bantaran kali hingga lereng Merapi, hingga daerah-daerah prajejahtera di pelosok Gunungkidul.

Ada yang menarik saat qurban di Gunungkidul kata Arif, yaitu saat ACT menerima amanah qurban untuk menyembelih sapi qurban seberat hampir satu ton, ini merupakan kali pertama ACT DIY menyembelih qurban dengan bobot hampir satu ton di Gunungkidul, “alhamdulillah dagingnya melimpah serta dimasak untuk para santri ponpes As Shiddiq dan warga Desa Jurangjero, Ngawen” ungkap Arif.

“Tak hanya itu, qurban kali ini juga kami salurkan untuk para nakes dan penyintas Covid-19, yang langsung diantar ke Shelter karantina dalam bentuk daging mentah dan juga untuk Nakes di RS Sardjito dan RSUD Kota Jogja berupa makanan siap santap,”tutup Arif.(CJ/Kharis Pradana – ACT DIY)

Komentar