Berikan Layanan Terbaik, PDAM Tirta Pakuan Gelar Temu Pelanggan

Megapolitan543 Dilihat

InilahOnline.com (Kota Bogor) – Untuk memperbaiki sistem pelayanan dan menampung segala keluhan pelanggan, Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor menggelar temu pelanggan PDAM Tirta Pakuan di Lapangan Balumbang Rt. 001 RW. 005, Kelurahan Balumbang Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Selasa (18/04/17).

Dalam kegiatan rutin ini dihadiri Wali Kota Bogor Bima Arya, Direktur Utama (Dirut) Deni Surya Senjaya, Direktur Teknik (Dirtek) Ade Syaban, Direktur Umum (Dirum) Rino Indira Gusniawan, anggota DPRD Kota Bogor Heri Cahyono dan Atmaja, serta anggota Dewan Pengawas PDAM Tirta Pakuan Daud Nedo Darenoh.

Pada kesempatan tersebut, warga Kecamatan Bogor Barat secara bergantian menyampaikan beragam keluhan terkait pelayanan yang diberikan PDAM Tirta Pakuan kota Bogor. Tuti salah satu ibu rumah tangga warga Batu Hulung mengaku menggunakan air PDAM dan menanyakan adanya golongan tarif. Selanjutnya, Teti warga Bubulak yang menyampaikan ketidakpuasan atas pengaturan pemakaian air di kawasan tempat tinggalnya yang tidak merata.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bogor Bima Arya menjelaskan terkait persoalan pelayanan yang dihadapi warga Kecamatan.Bogor Barat. Ia menyebut, saat ini jumlah sambungan baru mencapai 85 persen.

“Jadi masih masih ada keterbatasan cakupan PDAM untuk menjangkau seluruh Kota Bogor, Insya Allah di tahun 2019 targetnya menjangkau semua,” kata Bima.

Selain itu, Bima memaparkan mengenai kendala cadangan air dan perlu ditambah agar mampu menjangkau semua wilayah, namun kapasitas sisa produksi tinggal 33 liter/detik. Untuk itu, saat ini PDAM Tirta Pakuan membangun Sistem Penyedian Air Minum (SPAM) untuk mengatasi kendala tersebut.

“Untuk pengaturan pemakaian hal ini tidak terlepas dari proses pembangunan SPAM, tapi nanti Insya Allah ketika proses pembangunan itu selesai tidak ada lagi persoalan seperti itu. Ibaratnya seperti pembangunan jalan, ada rekayasa jalur. Namun ketika jalannya sudah beres dan mulus, maka akan lancar kembali,” tutur Bima.

Dirut PDAM Tirta Pakuan Deni Surya Senjaya menambahkan, mengenai penerapan golongan tarif itu bertujuan untuk memproporsionalkan tarif, baik bagi kalangan bawah, menengah, maupun atas.

“Coba kalau dibayangkan pelanggan yang secara ekonomi kurang mampu disamakan dengan warga yang memiliki kemampuan lebih dari segi ekonomi. Disamping itu, terkait dengan peraturan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang kami ikuti mengenai tarif. Bahkan, perlu diketahui sejak tahun 2012 PDAM Kota Bogor belum melakukan penyesuaian tarif,” jelasnya.

Mengenai persoalan pengaturan pemakaian lanjut Deni, kecilnya debit air yang mengalir ke pelanggan disebabkan masih adanya pipa-pipa kecil. Untuk itu, saat ini PDAM Tirta Pakuan membangun reservoir di daerah jalan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat dan di jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah.

“Kami belum lama ini juga telah mengganti pipa dengan ukuran yang lebih besar di jalan Tentara Pelajar, Cimanggu. Ini semua bertujuan agar daerah Tanah Sareal dan Bogor Barat dapat terlayani dengan baik. Harapan ini akan terwujud seiring selesainya pembangunan SPAM Katulampa pada pertengahan tahun 2018 nanti,” ujarnya. (Humas:Rabas/Hari) SZ

banner 521x10

Komentar