oleh

Biadab…! Pria Ini Perkosa Bocah 10 Tahun

INILAHONLINE.COM, CIBINONG

Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bogor akhirnya berhasi menangkap pelaku pemerkosaan terhadap bocah berusia 10 tahun di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pelaku merupakan warga Gunung Putri dan ditangkap di daerah Setu, Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (3/9/2019) kemarin

“Untuk tersangka yang kita dapatkan ternyata adalah seorang anak di bawah umur juga. Inisial RN (17). Sudah tidak sekolah lagi,” kata Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky di Mapolres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (4/9/2019).

Menurut Kapolres, pelaku merupakan warga Gunung Putri dan ditangkap di daerah Setu, Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (3/9/2019) kemarin.

Berdasarkan pengakuan, pelaku nekat melakukan aksi bejatnya karena kecanduan film porno. Pelaku kini diselidiki dengan cara khusus karena juga masih di bawah umur.

“Untuk korban, sesuai Undang-Undang Perlindungan Anak, akan terus didampingi psikiater. Sedangkan korban juga akan diperlakukan sesuai UU Perlindungan Anak, didampingi psikiater, dan lain-lain. Kemudian untuk pelaku dalam proses penyelidikan juga, ada cara-cara khusus yang diatur dalam UU,” jelas Dicky

Lebih lanjut Dicky menjelaskan, kasus ini terjadi pada 28 Agustus 2019 sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, bocah berusia 10 tahun tersebut sedang bermain dengan temannya sebelum kemudian disambangi pelaku RN.

Adapun kronologis kejadian kasus perkosaan ini bermula ketika RN menanyakan alamat kepada korban dan dia lalu menuju ke salah satu rumah kosong di daerah Gunung Putri. “Akhirnya di tempat itulah terjadi pencabulan,” imbuh Dicky kepada wartawan di Mapolres Bogor, Cibinong.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Benny Cahyadi menyebutkan, motif pelaku pencabulan anak di bawah umur karena kelainan seksual. Motifnya masih masalah kelainan seksual nonton film porno. Dari pengakuannya, RN kerap meluangkan waktunya untuk menonton film porno, sehingga pelaku tak kuat menahan nafsu birahinya sehingga mencari mangsa dengan berkeliling menggunakan sepeda motor.

“Pelaku enggak punya kegiatan, ya pelaku mencari mangsa kemungkinan pemilihan acak (random) dan sudah survei ke lokasi (Gunung Putri) sebelumnya,” ujar Benny.

Polisi menunjukkan barang bukti berupa satu kaos warna cokelat, satu celana pendek dan panjang, satu celana rok warna kuning, satu kaos dalam warna putih dan satu celana dalam warna hijau muda. Selain itu, pengumpulan alat bukti kendaraan sepeda motor ada kecocokan di CCTV kemudian petunjuk alat bukti yang lain juga sudah dikumpulkan.

“Atas perbuatannya, pelaku dikenakan tindak pidana perbuatan persetubuhan dan pencabulan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 dan atau 82 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya diatas 5 tahun. Namun demikian, pelaku juga akan diperlakukan sesuai UU Perlindungan anak didampingi psikiater,” imbuhnya.

(Piya Hadi)

Komentar