Bupati Bogor larang ASN minta duit dalam pelayanan dan petugas kesehatan judes pada pasien BPJS

Megapolitan162 Dilihat

Rancabungur – Bupati┬áBogor, Nurhayanti mengingatkan kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak meminta uang kepada masyarakat dalam memberikan pelayanan. Hal itu disampaikan dalam kesempatan Rabo Keliling di Kecamatan Rancabungur, Rabu (23/11/16).

“Laporkan bila ada ASN yang meminta uang dalam pelayanan kepada masyarakat, seperti pembuatan KTP dan akte kelahiran dll, bila mudah jangan di persulit, layani masyarakat dengan sepenuh hati,” tegasnya.

Selain itu, Nurhayanti juga mengingatkan, banyaknya keluhan masyarakat akan judesnya para petugas kesehatan dalam melayani pasien yang sakit terutama pasien yang menggunakan layanan BPJS.

“Kepada para insan kesehatan tong judes, kudu senyum saat melayani pasien yang sakit, dan samakan pelayanan bagi pasien BPJS maupun pasien umum, untuk seluruh Rumah Sakit yang ada di Kabupaten Bogor jangan menolak pasien yang mengunakan BPJS,” ujar Nurhayanti.

Selain itu, Bupati Bogor pun berjanji dalam kesempatan minggon keliling di Kecamatan Rancabungur untuk mengembangkan sektor pertanian terutama pepaya california dan jambu kristal, akan memberikan bantuan permodalan dan pembinaan serta pelatihan melalui Distanhut dan BKP5K agar hasil produksi semakin meningkat untuk mensejahterakan para petani.

“Pemerintah Kabupaten Bogor akan memberikan bantuan kepada para petani di Rancabungur, maka saya minta kepada kepala Distanhut dan BKP5K untuk sering turun kelapangan untuk meninventalisir para petani yang akan mendapatkan bantuan,” pungkasya. (Tjr)

banner 521x10

Komentar