oleh

Bupati Subang Buka Kegiatan Hari Jadi Koperasi Nasional Ke-72

INILAHONLINE.COM, SUBANG

Bertempat di alun-alun Kabupaten Subang, Bupati Subang H. Ruhimat secara resmi membuka kegiatan acara Hari Jadi Koperasi Nasional ke 72 tingkat Kabupaten Subang, Sabtu (3/8/2019)

Dalam kegiatan ini turut hadir juga Asisten Deputi Tata Laksana Kementerian Koperasi dan UKM, Wakil Bupati Subang, Ketua TP. PKK Kabupaten Subang, Wakil ketua TP PKK Kabupaten Subang, Ketua DPRD Kabupaten Subang, Sekda Kabupaten Subang, unsur Forkopimda Kabupaten Subang atau yang mewakili, para camat se Kabupaten Subang, Para Kepala Desa se kabupaten Subang dan seluruh peserta bazar koperasi tingkat Kabupaten Subang.

Dalam kesempatan ini Bupati Subang, H. Ruhimat dalam sambutannya menyampaikan dari 1.115 koperasi yang terdaftar di kabupaten Subang, hanya 683 koperasi yang aktif atau 60,21% yang aktif melakukan kegiatan usahanya.

Tantangan yang dihadapi koperasi ‎di Kabupaten Subang saat ini kata Bupati masalah konflik internal dan permodalan, serta citra negatif dari masyarakat pada keberadaan koperasi. Maka tantangan dihadapi oleh koperasi perlu mendapat penanganan sehingga keberadaannya dapat dirasakan manfaat oleh dunia usaha, khususnya pengusaha kecil dan menengah.

Kegiatan Hari Koperasi ini diisi dengan Gelar Produk UMKM dan Pondok Pesantren di Kabupaten Subang dengan menampilkan produk-produk unggulan masing-masing daerah.

Kegiatan ini bekerja sama dengan salah satu media cetak Pasundan Ekspres. Pada kesempatan itu Bupati Subang yang didampingi oleh Wakil Bupati Subang dan Kapolres Subang menyerahkan penghargaan dan bantuan kepada sejumlah koperasi berupa penggantian biaya pembuatan badan hukum.

Di kesempatan sama Asisten Deputi Tata Laksana Kementerian Koperasi dan UKM DR. M. Hanafiah. SE., MM menyampaikan sambutan Menteri Koperasi dan UKM. Menkp mengatakan, kini Pemerintah Indonesia menekankan untuk Reformasi Total Koperasi di Era Digital 4.0.

Dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0, Koperasi harus mengakomodasi pola-pola baru supaya koperasi memiliki daya saing, koperasi harus merekrut kaum milenial untuk memperkuat koperasi dan menggerakan kelompok wanita sebagai basis kekuatan wanita. Kemudian mengubah paradigma koperasi dari kuantitas menjadi kualitas. Koperasi juga harus melakukan penguatan ekonomi mikro dan menengah. Kemudian kata dia PDB Indonesia sebesar 4,8 persen sebagian besar ditopang oleh orang Koperasi Simpan Pinjam.

Selanjutnya Bupati Subang yang didampingi Wakil Bupati subang dan Asisten Deputi Tata Laksana Kementerian Koperasi dan UKM melakukan peninjauan ke setiap stand bazar UKM Koperasi tingkat Kabupaten Subang.

(Abdulah)

Komentar