Di Tengah Pandemi Covid-19, Perumda Tirta Pakuan Jamin Pelayanan Air Tetap Optimal

INILAHONLINE.COM, BOGOR

Sejak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) melanda di Indonesia, ribuan unit usaha mengurangi jam operasional layanannya, sehingga hal ini berpengaruh terhadap penggunaan air bersih dari bidang usaha industri, niaga dan perkantoran berkurang.

Terlebih adanya Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) sebagai upaya pemerintah untuk mencegah atau memutus mata rantai penularan Corona Virus Disesase 2029 (Covid-19), maka diperkirakan ada ribuan unit usaha industri yang mengurangi jam operasionalnya, akibat mengalami penurunan usahanya, seperti hotel, rumah makan, pusat perbelanjaan yang menutup sementara kantornya.

Dalam catatan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor, dari jumlah pelanggan 162.985 yang setiap bulan membayar tagihan air bersihnya, ada sekitar 30% pendapatan berasal dari golongan tarif Niaga (N) I-IV, Industri (I) I-II dan Instansi Pemerintahan (IP). Mereka adalah kelompok golongan bertarif tinggi yang mensubsidi golongan tarif yang lebih rendah, yakni Rumah Tangga (RT) I-IV.

Jajaran Direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor saat melakukan silaturahmi dengan media melalui videoconference (Vicon) dari kantornya di Jalan Siliwangi, Kota Bogor

Menurut Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Seni Surya Senjaya, bahwa saat ini banyak hotel, rumah makan besar, minimarket, mal-mal, perkantoran hingga pabrik yang mengurangi jamoperasionalnya dan bahkan menutup usahanya karena pandemi Covid-19. Artinya, penggunaan air bersihnya pun lebih sedikit dari biasanya.

“Dengan adanya penurunan penggunaan air bersih tersebut, maka hal ini tentu saja akan berdampak pada pendapatan kami, karena kelompok golongan tarif itu paling besar kontribusinya bagi Tirta Pakuan untuk mensubsidi golongan tarif Rumah Tangga,” ungkap Deni Senjaya dalam Video Conference (vicon) silaturahmi media menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Meski berpotensi terganggunya biaya operasional, Namun Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menjamin pelayanan air bersih kepada pelanggan tetap berjalan optimal. Seluruh petugas tetap siaga menjaga sistem produksi dan jalur distribusi untuk memberikan kenyamanan kepada pelanggan yang kini lebih banyak bekerja dari rumah (work from home).

Sebelumnya, dalam rangka antsipasi dan penanganan Covid-19, Tirta Pakuan telah menjalankan langkah strategis untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Bogor. Sejak pemberlakukan status Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah Corona pertengahan Maret lalu, Manajemen memberlakukan perubahan jamlayanan operasional menjadi pukul 07:00 s/d 12:00 WIB, mengarahkan pembayaran tagihan dan pemasangan baru melalui online.

Dirut Perumda Tirta Pakuan, Deni Surya Senjaya juga menerangkan, utuk pencegaran penyebaran Covid-19 itu, para tamu, pelanggan dan karyawan yang datang ke kantor diwajibkan menggunakan masker, melakukan cek suhu tubuh dan cuci tangan menggunakan hand sanitizer di titik-titik yang telah disiapkan. Perumda Tirta Pakuan pun secara kontinyu bersinergi dengan perangkat daerah menyediakan segala kebutuhan pencegahan virus.

“Kami bersama pemimpin wilayah melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan di jalan-jalan kecil yang tak bisa dilalui truk tangki besar. Bersama Perumda Pasar Pakuan Jaya menyediakan perangkat cuci tangan portabel di 10 titik pasar dan area publik,” jelas Deni.

Masih kata Deni, pihaknya bersama Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor dan Satpol PP membagikan ribuan masker kain gratis. Mambagian paket sembako bagi masyarakat di area instalasi dan sumber, serta penyediaan Alat Perlindingan Diri (APD) bagi tenaga medis. Selain itu, yang tak kalah penting adalah, pihaknya siap memberikan keringanan kepada pelanggan yang terdampak Covid-19. Jenis keringanannya masih dalam pembahasan dan perhitungan pihak manajemen yang disetujui Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

“Pada prinsipnya, setiap langkah strategis untuk meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19 terus kita perhatikan. Koordinasi dengan Pemkot Bogor untuk program keringanan pembayaran terus kita lakukan. Dan tentunya peran Tirta Pakuan kedepan akan lebih nyata lagi,” kata mantan Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Tirta Pakuan.

Lebih lanjut Deni mengatakan, untuk pengajuan pemasangan sambungan baru, pihaknya lihat ada pengaruh yang cukup signifikan, penurunannya hingga 60 %. Mungkin masyarakat masih fokus pada kebutuhan pangannya. Namun demikian, kami sarankan lebih baik pakai air Tirta Pakuan untuk menjamin kualitas air lebih higienis.

Selain itu, Perumda Tirta Pakuan juga belum menghitung berapa pelanggan yang kesulitan membayar rekening air bulanannya. Namun Deni menyakini keringan-keringan yang disampaikan Tirta Pakuan dapat membantu masyarakat memenuhi kewajban bulanannya.

“Mungkin ada pelanggan yang menunda pembayaran tagihan airnya, tapi kami imbau itu dihindari karena akan lebih memberatkan pelanggan pada bulan berikutnya. Sebaiknya tidak menunda pembayaran agar tidak terjadi lonjakan pada bulan berikutnya,” papar alumni Politeknik ITB Bandung tersebut.

Deni menyampaikan empati kepada pelanggan yang terdampak penyebaran Covid-19. Namun Tirta Pakuan akan terus berkomitmen menjalankan fungsi pelayanan dan sosial bersama instansi terkait. Sebagai atas nama pribadi dan perusahaan, Perumda Tirta Pakuan menyampaikan rasa empati yang mendalam kepada masyarakat yang mengalami kesulitan karena virus ini. Perumda yang dipimpinnya tetap berkomitmen membantu pemerintah memerangi Covid-19.

Dalam kesempatan yang sama, Deni juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang tetap membayar tagihan bulanannya tepat waktu, meski kondisi saat ini cukup sulit. “Apresiasi khusus untuk seluruh pelanggan yang tetap membayar tagihan rekening airnya tepat waktu. Kami akan terus memberikan pelayanan terbaik dan menjaga pasokan air bersih tetap mengalir ke rumah-rumah pelanggan,” pungkas Deni.
(Humas Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor)

Ucapan Apresiasi dan Terima Kasih kepada :
– Bapak Walikota Bogor
– Bapak Wakil Walikota Bogor
– Bapak Ketua DPRD Kota Bogor
– Bapak Kapolresta Bogor
– Bapak Dandim 0606 Kota Bogor
– Bapak Kepala Kejaksaan Negeri Bogor
– Pimpinan Cabang Bank BJB
– Pimpinan Bank BTN KC Bogor
– Pimpinan Bank BNI 46 KC Bogor
– Pimpinan PT Bank Mandiri Syariah KC Bogor
– PT Suryamas Duta Makmur
– PT Sentinel Mitra Adiyaksa
– 162.985 Pelanggan Tirta Pakuan Kota Bogor

banner 521x10

Komentar