oleh

Hadapi Revolusi Industri 4.0, PT Terryham Proplas Indonesia Siapkan SDM dengan Baik

INILAHONLINE.COM, SEMARANG

PT Terryham Proplas Indonesia (TPI) dalam perkembanganya hingga sekarang ini, terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di jajarannya untuk menghadapi persaingan di era revolusi industri 4.0, dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bintek) Industri Unplastized Poly Vinyl Chloride (UPVC) 2019.

Bimbingan SDM Industri UPVC 2019 yang dilaksanakan di pabrik yang memproduki KENDS UPVC, di Kaliwungu, Kabupaten Kendal itu dibuka oleh Direktur Industri Kimia Hilir dan Farmasi, Direktorat Jenderal Industri Kimia Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian, Dr Taufik Bawazier.

Taufik Bawazier mengungkapkan, bimbingan Teknis SDM itu sangat diperlukan bagi para karyawan PT Terryham Proplas Indonesia, sebagai persiapan untuk menghadapi era revolusi industri 4.0 dan society 5.0.

“Para karyawan yang telah mengikuti pelatihan dan mendapatkan sertifikasi itu, diharapkan ke depan siap menghadapi berbagai perubahan sehingga mampu meningkatkan produksi. Bahkan bisa bersaing dengan tenaga dari luar negeri,,” ujarnya usai membuka Bimbingan Teknis SDM kepada awak media di lokasi Pabrik di Kaliwungu Kenndal, Jawa Tengah, Selasa (27/8/2019).

Menurut dia, untuk menghadapi revolusi industri 4.0, produk KENDS UPVC yang dikembangkan oleh PT Terryham Proplas Indonesia harus meningkatkan beberapa faktor. Setidaknya ada tiga variabel yaitu Inovasi, Research development dan sumber daya manusia.

“Untuk menghadapi itu harus mampu memiliki inovasi, teknologi serta sumber daya manusia yang mumpuni, sehingga ke depan produksi dapat lebih berkembang dan semakin berkualitas,” tuturnya.

Namun demikian, lanjutnya, Kementerian Perindustrian berkomitmen akan terus mendorong upaya inovasi produk KENDS UPVC yang dikembangkan oleh PT Terryham Proplas Indonesia dan pertama kali di Indonesia, yang mampu bersaing dengan produk-produk impor sejenis.

“Kementerian Perindustrian berkomitmen mendukung apa saja yang dilakukan oleh manajemen PT Terryham Proplas Indonesia agar produknya bisa bersaing di pasar dunia,” ujarnya.

Direktur Utama PT Terryham Proplas Indonesia Syamsunar menuturkan penggunaan UPVC saat ini mulai diperhitungkan dunia, karena perusahaan yang pertama berdiri di Indonesia mempoeroduksi sebagai bahan material unggulan pengganti kayu.

”Hingga saat ini perusahaan telah melakukan riset rumah ramah gempa bekerja sama dengan Uninersitas Diponegoro (Undip) dan BPPT,”ujarnya.
Dijelaskan, perusahaan yang berdiri dua tahun ini yang menyasar segmen pasar nasional dan intwernasional ini, permintaan produk KENDS UPVC terus meningkat dan tercatat paling banyak berasal dari Lombok, Lampung, Aceh dan Bali. ”Untuk tingkat internasional juga sudajh mulai banyak dipesan oleh negara ASEAN,”paparnya.

Syamsuar menambahkan penggunaan UPVC sekaligus untuk menjawab issue global warning, karena, industri UPVC mampu menekan penggunaan kayu untuk berbagai konstruksi pembangunan.

”Dengan UPVC ini diharapkan bisa mengurangi terhadap penggunaan kayu, sehingga ketahanan juga tidak sebanding dengan kekuatannya.”paparnya.

(Suparman)

Komentar