Ibu Kota Calon Kabupaten Bogor Barat Di Rumpin Atau Leuwiliang ?

Berita, Megapolitan1014 Dilihat

INILAHONLINE.COM, BOGOR – Seiring dengan bergulitrnya terus rencana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) pemekaran wilayah Kabupaten Bogor Barat, maka Kecamatan Leuwiliang dan Rumpin memiliki peluang besar ditetapkan sebagai Ibukota Kabupaten Bogor Barat

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin, Pemkab Bogor bersama sejumlah pihak terkait menggelar rapat untuk membahas hasil kajian wilayah calon ibu kota Bogor Barat. Hasilnya, Kecamatan Leuwiliang dan Rumpin memiliki skor paling tinggi.

“Hasil rapat tadi, jika lihat skornya, maka di dua kecamatan itu, yaitu Leuwiliang dan Rumpin, sangat berpeluang kuat menjadiiIbu kota Kabupaten Bogor Barat yang didasarkan berbagai aspeknya yang menilai konsultan,” kata Burhanuddin kepada wartawan, Kamis (20/1/2022).

Menurut mantan Asisten daerah (Asda) Pemrintahan itu, pendapat mayoritas berdasarkan skor, maka Rumpin lebih unggul dibanding Leuwiliang. Meski demikian, kedua wilayah tersebut juga akan terintegrasi, karena lokasi wilayahnya berbatasan secara langsung.

“Dari hasil kesimpulan mereka, maka sepertinya lebih mengarah ke Rumpin yang akan dijadikan ibukota Bogor Barat,” ujarnya.

Lebih lanjut Burhanuddin mengatakan, pihaknya menyerahkan soal potensi kendala wilayah kepada yang nantinya akan menjadi Bupati Bogor Barat. Salah satunya potensi kendala karena menjadi jalur operasional tambang.

“Saya kira nanti dikembalikan ke itu, nanti kalau jadi mekar RTRW-nya ya Bupatinya Bogor Barat yang bertanggung jawab,” jelasnya.

Masih kata Burhanudin, awalnya Kecamatan Cigudeg santer terdengar sebagai bakal calon ibukota Bogor Barat. Namun, berdasarkan hasil kajian tim ahli, wilayah tersebut memiliki risiko kebencanaan yang tinggi alias rawan bencana.

“Karena Cigudeg yang sebelumnya sudah ditetapkansebagai ibu kota Bogor Barat, ternyata hasil rapat barusan tadi muncul juga memang itu rawan bencana, karena tanahnya labil dan beresiko kebencanaannya lebih  tinggi,” ungkapnya.

Selain itu, Burhanudin mengatakan, nantinya Pemkab Bogor bersama tim ahli akan melakukan kajian penilaian terhadap Leuwiliang dan Rumpin. Kajian meliputi aspek geologis dan infrastruktur. (Piya Hadi)

banner 521x10

Komentar