oleh

Kabaharkam Polri : Ketahanan Pangan Adalah Soal Hidup Matinya Suatu Negara

INILAHONLINE.COM, JAKARTA

Ketahanan pangan merupakan soal hidup matinya suatu negara. Karena ekosistem keamanan terganggu, apabila kita kekurangan pangan. Demikian dikatakan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, pada peringatan Hari Pangan Sedunia 2020, Jumat (16/10/2020).

“Pangan itu soal hidup matinya suatu negara, sehingga Peringatan Hari Pangan Sedunia 2020 memiliki makna tersendiri,” ujar Kaopspus Aman Nusa II 2020 yang juga Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto.

Menurut, Jenderal bintang tiga polisi kelahiran Blora ini kembali mengungkapkan pentingnya ketahanan dan kemandirian pangan. Ketika saat ini pandemi Covid-19 masih berlanjut dan memberikan pelajaran kepada kita semua, masa-masa yang tidak pasti ini telah membuat orang menghidupkan kembali penghargaan untuk sesuatu yang mungkin dianggap remeh yaitu makanan atau pangan.

“Jika ketahanan pangan tidak kuat, maka ekosistem keamanan terganggu karena kekurangan pangan”, ucapnya.

Lebih lanjut Agus mengatakan, mempertahankan dan menyediakan akses ke makanan yang aman, sehat dan bergizi akan terus menjadi bagian penting dari respons terhadap pandemi Covid-19, terutama bagi masyarakat miskin dan rentan, yang paling terpukul oleh pandemi dan guncangan ekonomi.

“Ketersediaan pangan baik dari kuantitas dan kualitas itu juga index menuju negara maju. Sementara saat ini masih banyak lahan-lahan tidak produktif yang dibiarkan saja,” tendas Komjen Agus

Maih kata Agus, sampai kapan kita akan bergantung dengan negara lain, apalagi urusan pangan, kapan lagi kita bisa mandiri kalau tidak saat ini. Untuk itu, melalui momentum peringatan Hari Pangan Sedunia 2020 ini agar membangun ketahanan pangan dari lingkup terkecil, yaitu rumah tangga dengan memanfaatkan lahan kosong atau pekarangan, serta memanfaatkan lahan-lahan tidak produktif menjadi lahan produktif.

“Selamat Hari Pangan Sedunia 2020, mari kita wujudkan ketahanan pangan untuk Indonesia maju. Tujuan diperingati hari ini adalah tercipta kesadaran tentang adanya masalah obesitas dan gizi buruk akibat kelaparan,” imbuh Komjen Agus

Tanggal peringatan Hari Pangan Sesunia diambil sesuai dengan hari berdirinya Asosiasi Pangan dan Pertanian Organisasi Persatuan Bangsa-Bangsa (FAO) pada 16 Oktober 1945. FAO sendiri mengangkat tema ‘Tanam, Pelihara, Lestarikan Bersama’ untuk Hari Pangan Sedunia tahun 2020. (Nanang/PH)

Komentar