oleh

Kampung Persawahan Jadi Obyek Wisata di Kota Semarang

INILAHONLINE.COM, SEMARANG

Kotamadia Semarang terus melakukan inovasi dan pengambangan terhadap keberadaan obyek wisata, meski sudah banyak obyek wisata digalakkan untuk meningkatkan jumlah wisatawan. Kali ini ada satu lagi destinasi wisata terkini yang diluncurkan Minggu (30/12), berlokasi di Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Wali kota Semarang.

Hendrar Prihadi meresmikan Kampung Wisata Sawah dengan festival lomba seperti lomba festival jajan pasar, lomba karapan kerbau, tarik tambang lumpur, rebutan tangkap bebek, bola tangan lumpur, dan fashion show di panggung tengah sawah, serta menyaksikan burung hantu di alam persawahan.

”Di Kampung wisata sawah ini, para pengunjung bisa menikmati pemandangan bentangan sawah yang luas, dengan latar belakang Gunung Ungaran,”katanya yang disambut riuh para tamu undangan yang hadir.

Menurutnya, yang unik di Kampung Wisata Sawah tersebut terdapat panggung berbentuk hati, dengan lebar sekitar 10×10 meter yang berdiri di atas areal persawahan dan akan menjadi daya tarik utama di wisata ini.

”Tidak ketinggalan, Kampung Wisata Sawah juga menyediakan spot foto bagi pengunjung,”paparnya berpromosi..

Dalam launching Kampung Wisata Sawah, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut menyampaikan bahwa keberadaan Kampung Wisata Sawah ini dirasa sangat tepat karena Semarang hari ini, semakin banyak diminati sebagai destinasi wisata, khususnya pada masa liburan seperti saat ini.

”Semarang hari ini menjadi tempat yg dicari orang untuk berwisata pada saat musim liburan. Bisa dilihat dari indeks persepsi pariwisata Kota Semarang, yang dikeluarkan Kementerian Pariwisata, di mana Kota Semarang menempati urutan ke-5 di Indonesia.”

Namun demikian, lanjut dia, Kota Semarang menurut rilis yang dikeluarkan oleh Google, sudah masuk 10 besar Kota yang dicari netizen. Untuk itu Kampung Wisata Sawah yang kita resmikan hari ini sudah pada track yang benar. ”Jadi sudah tidak asing lagi kalau berwisata di Kota Semarang, banyak obyek wisata yang dikunjungi,”tuturnya.

Namun untuk promosi Kampung Wisata Sawah, Hendi berpesan, agar semua pihak dapat mempromosikan destinasi wisata yang baru ini, ke kota-kota besar seperti Jakarta, bahkan kalau bisa sampai ke luar negeri.

”Karena kota besar jarang ada sawah, sehingga masyarakatnya senang dan antusias melihat wisata sawah. Hendi mencontohkan Ubud yang berada di Bali,”paparnya.

Ia mencontohkan, di Ubud yang destinasi wisatanya berupa hamparan sawah sangat diminati oleh wisatawan khususnya yang berasal dari mancanegara, sehingga dengan konsep yang hampir sama, Kampung Wisata Sawah Tambangan Mijen juga memiliki potensi untuk dapat menjadi jujugan wisatawan.

”Kepada warga Tambangan, Mijen pihaknya berpesan agar selalu menjaga kebersihan, keindahan serta mengelola agenda wisata dengan baik dan penuh inovasi serta kreativitas, agar pengunjung pada saat mengunjungi Kampung Wisata Sawah tidak kecewa,”pintanya.

Hendi juga berpesan kepada seluruh warga masyarakat untuk terus berkomitmen membangun dan memajukan Kampung Wisata Sawah. Oleh karena itu, pihaknya dan jajaran di lingkungan pemerintah kota Semarang, akan beriringan bersama membangun Kampung Wisata Sawah.

“Kalau bapak ibu punya komitmen dan itikad kuat untuk kemajuan wilayah Tambangan, maka saya akan bersama bapak ibu. Kita buat Tambangan menjadi daerah yang semakin hari semakin baik dan lebih hebat,” ujarnya.

(Suparman)

Komentar