oleh

Kantor Polsek Cipunagara Bakal Segera Dibangun

INILAHONLINE, SUBANG

Setelah sebelumnya menanti sekira dua puluh tahunan warga kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang, Prov.Jawa Barat kini mimpinya yang menginginkan kantor Polsek definitif segera terwujud. Sementara hingga saat ini masih menginduk ke Polsek Pagaden.

Untuk merespon aspirasi warga kecamatan Cipunagara sebagaimana dilansir Media ini dengan Judul “ Warga Cipunagara Dambakan Polsek Definitip”, Pemerintah akan segera membangun kantor Polsek Cipunagara definitip yang akan dibangun diantara dua desa yakni Desa Sidamulya dan Sidajaya dengan luas tanah 1.600 meter milik HGU PT. Rajawali Nusantara Indonesia (PT. RNI).

Hal itu terungkap saat Kapolres Subang AKBP M.Jhoni,S.Ik.M.Si melakukan peninjauan lokasi rencana pembangunan gedung kantor Polsek Cipunagara ke Desa Sidajaya dan Sidamulya, Kamis (11/7/2019).

Turut mendampingi kunjungan itu Camat Cipunagara Drs.Ubay Subarkah, Dan Ramil Pagaden Kapten ARH Nana Supriatna, Kapolpos Cipunagara Aiptu Setiana, Kades Sidamulya Warto Prawiro, Kades Sidajaya Carta Guntara dan tokoh masyarakat kedua desa tersebut.

Komitemen Kapolres Subang M.Jhoni saat diwawancarai Media ini seusai upacara HUT Bayangkaran Ke-73 di Alun-alun Pagaden (10/7/2019) terkait keinginan warga kecamatan Cipunagara yang menginginkan kantor Polsek definitip akan segera ditindak lanjuti ternyata bukan bualan belaka.

Orang nomor satu di Jajaran Polres Subang ini cukup respek dan peduli terhadap aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat, sehingga patut diacungi jempol dan tentunya patut ditiru oleh penjabat lainnya, lantaran statemenya selaras antara ucapan dan tindakannya.

Faktanya kesokan harinya, Kamis (11/7/2019) M.Jhoni langsung meninjau lokasi rencana pembangunan kantor Polsek definitip yang diwacanakan lokasi pembangunannya diantara dua desa Sidajaya dan Sidamulya.

Di sela-sela peninjauan Kapolres menyatakan syarat untuk mendirikan pembangunan kantor polsek definitip terlebih dahulu harus ada tanahnya, baru dilakukan survey dan studi kelayakan termasuk koordinasi dengan instansi terkait. Setelah lengkap persaratan awal baru diajukan permohonan ke Polri.

“Jadi begini yah, ini baru tahapan survei , pengamatan dan studi kelayakan termasuk koordinasi dengan instansi terkait ihwal pengadaan tanah, setelah nanti pengadaan tanahnya siap dihibahkan ke Polri baru kita dengan dasar itu membuat permohonan pembangunan baik gedung kantor maupun termasuk rumah dinasnyake Polri. Nah jika sudah ada kepastian tanahnya disetujui oleh PT.RNI, maka rencana pembangunan ke depannya sudah menjadi skala prioritas,” ujar Kapolres.

Menurut Kapolres, di setiap kecamatan itu tidak mesti ada kantor Polsek, namun jika memungkin dibutuhkan dan layak, maka pembangunan Polsek dapat dibangun.

Dia mencontohkan misalnya di Indonesia ada 461 Polres, padahal jumlah kabupaten itu mungkin lebih dari 500an ,sehingga ada 1 Polres membawahi 2 kabupaten, termasuk juga disini Polsek Pagaden itu membawahi 3 kecamatan. Seperti diketahui pembangunan kantor Polsek itu pertimbangannya didasarkan pertama tingginya angka kriminalitas, kemudian aktivitas kegiatan masyarakat yang relatif padat, sehingga mengharuskan kehadiran polisi disana dan selanjutnya pertimbangan kondisional yang memungkinkan untuk dibangunnya kantor Polsek. Ujarnya.

Sementara itu Camat Cipunagara Drs.Ubay Subarkah mengatakan pihaknya sudah menyampaikan ke pemerintah dalam hal ini Bupati Subang beberapa waktu silam, bila masyarakat dan para tokoh di kecamatan Cipunagara mendesak agar secepatnya berdiri kantor Polsek definitip.

“Permohonan pembangunan kantor Polsek itu padahal sudah diajukan sebelum saya jadi Camat disini, permohonannya sendiri katanya sudah diajukan sejak bulan Juni 1985, namun sampai saat ini belum dikabulkan. Mudah-mudahan pada tahun ini bisa terealisasi,karena dari pihak Pemkab maupun Polres sudah oke, begitupun pihak PT.RNI,” ujarnya.

Kepala Desa Sidamulya Warto Prawiro mengungkapkan, prosesnya sampai saat ini masih dalam tahap pengajuan permohonan pengadaan tanah ke pihak PT.RNI, kalau teknisnya sudah beres dari Bupati dan Kapolres ke pihak PT.RNI itu sendiri.

“Pengajuan permohonan pengadaan tanahnya secara teknis sudah beres, kami selaku Kepala Desa sangat mendukung dengan rencana pembangunan kantor Polsek disini, karena dengan adanya Polsek disini paling tidak dari aspek keamanan masyarakat kami akan terlindungi, begitu pula pihak PT.RNI dipastikan merasa terbantu,” pungkasnya.

(Abdulah)

Komentar