oleh

Kasus King of The King, Polri Buru Mr. Dony Pedro

INILAHONLINE.COM, JAKARTA

Perkembangan kasus King of The King, peristiwa kasus tersebut berawal dari adanya spanduk yang ditemukan di simpang telkom, simpang empat kampung, Patung Singa, Kutai Timur, Kalimantan Timur. Didalam spanduk tersebut terdapat ucapan selamat datang pada Mr. Dony Pedro, yang kemudian diklaim dapat melunasi hutang Indonesia, terdapat keterangan juga bahwa Mr. Dony Pedro ini memiiki kekayaan Rp 13,2 triliun, (31/01/2020).

Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Pol. Asep Adi Saputra mengatakan “Luar biasa bahwa diberikan keterangan yang bersangkutan ini punya Rp 13,2 triliun, ini menjadi bagian keterangan yang mereka publikasikan kepada masyarakat, darisitu ada beberapa masyarakat yang tertarik untuk bergambung dalam organisasi ini, yang tentunya mereka terebih dahulu memiliki kewajiban-kewajiban untuk menyerahkan sejumlah uang yang nanti akan digantikan 3 milyar perorang.”

Foto : Web

Masyarakat yang sudah menjadi korban dari penipuan ini melaporkan kepada Polres Kutai Timur, Kalimantan Timur. Setelah mendapat laporan Polres Kutai Timur bergerak cepat memeriksa beberapa saksi, dan pada akhirnya ditetapkan dua tersangka, masing-masing berinisial JN (55) dan BU (55), sementara pelaku utama Dony Pedro masih dalam pengejaran petugas Kepolisian.

Kedua tersangka yang berhasil diamankan dijerat dengan pasal 378 tentang penipuan, dan pasal 263 tentang pemalsuan, lalu pasal 14 dan 15 UU No 1 tahun 1946, saat ini Kepolisian masih terus mendalami kasus ini tersebut.

“Satu hal yang saya tambahkan, masih di Kutai Timur, penyidiknya mempersangkakan para tersangka ini pada pasal 378 penipuan, lalu 263 pemalsuan, dan termasuk juga pasal 14 dan 15 UU No 1 tahun 46 tentang kitab undang-undang hukum pidana” tutup Kombes Pol. Asep Adi Saputra.

(Piya Hadi)

Komentar