INILAHONLINE.COM, BOROBUDUR — Para siswa/siswi MTs Negeri Borobudur, Kabupaten Magelang, Jateng, menggelar sosialisasi pengelolaan sampah sebagai bagian dari implementasi Program Akselerasi Jaringan Kerja Adiwiyata (Aksi Janaka) dalam upaya mewujudkan Madrasah Adiwiyata. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (17/6) di lapangan olahraga madrasah, dan menghadirkan Ketua Pegiat Lingkungan Lestari Bumi, Atik Pratiwi, sebagai narasumber utama.
Kepala Bidang PSPK Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang, Uswatun Wulandari menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pihak madrasah dengan Pegiat Lingkungan Lestari Bumi dalam mendukung Program AKSI JANAKA.
“Sosialisasi ini merupakan wujud kolaborasi antara sekolah dengan Pegiat Lingkungan Lestari Bumi dalam rangka Program AKSI JANAKA menuju Madrasah Adiwiyata. Semoga sinergi yang terjalin dapat menumbuhkan semangat mengelola sampah bagi seluruh warga madrasah serta mempercepat pencapaian predikat Madrasah Adiwiyata di MTs Negeri Borobudur,” ujarnya.
Sosialisasi diikuti oleh para siswa-siswi MTs Negeri Borobudur dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kepedulian terhadap pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Melalui edukasi ini, diharapkan seluruh warga madrasah dapat membangun budaya hidup bersih dan ramah lingkungan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Plh. Kepala MTs Negeri Borobudur, Suroso, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan melalui Program AKSI JANAKA dan pendampingan menuju Madrasah Adiwiyata.

“Kami sangat senang dan berterima kasih telah diikutsertakan dalam program ini. MTs Negeri Borobudur berkomitmen mendukung program Madrasah Adiwiyata yang selaras dengan program Kementerian Agama, yaitu mewujudkan lingkungan madrasah yang aman, sejuk, rindang, dan indah. Upaya tersebut telah kami mulai sejak satu tahun lalu melalui kegiatan penanaman pohon dan gerakan one man one tree, dan kami berharap dapat terus berlanjut sebagai budaya madrasah,” ungkapnya.
Ketua Pegiat Lingkungan Lestari Bumi, Atik Pratiwi, juga memberikan apresiasi terhadap komitmen madrasah dalam membangun kepedulian lingkungan.
“Langkah yang dilakukan MTs Negeri Borobudur patut diapresiasi. Semoga kegiatan sosialisasi ini memberikan manfaat nyata, meningkatkan kesadaran seluruh warga madrasah dalam mengelola sampah dengan baik, dan menjadi inspirasi bagi sekolah maupun madrasah lainnya,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, MTs Negeri Borobudur semakin memperkuat komitmennya untuk menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang, Pegiat Lingkungan Lestari Bumi, dan pihak madrasah diharapkan menjadi penggerak dalam mempercepat terwujudnya Madrasah Adiwiyata serta menanamkan karakter peduli lingkungan kepada generasi muda.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Pegiat Lingkungan Lestari Bumi Atik Pratiwi, Penyuluh Lingkungan Hidup Wilayah Kecamatan, Borobudur Riyani Rahmawati, serta Tim Adiwiyata MTs Negeri Borobudur. ( Ali Subchi)




























































Komentar