oleh

PDAM Kebut Pemasangan Pipa Cimanggu

InilahOnline.com (Kota Bogor) – PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor mempercepat pemasangan pipa distribusi 700 mm di Jalan Tentara Pelajar dan Jalan Perikanan Warung Legok Cimanggu untuk mengoptimalkan pelayanan air minum pelanggan di zona IV. Ditargetkan, pemasangan pipa untuk mensuplai air bersih dari reservoir Merdeka ini rampung pada pertengahan Februari 2017.

Sekretaris PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Rafa Adi Galuh Agung mengatakan, pemasangan pipa HDPE 700 mm ini merupakan progam Bagian Transmisi dan Distribusi untuk mengatasi gangguan layanan di daerah Cimanggu, kompleks perumahan Taman Yasmin, hingga wilayah Kayumanis.

“Program pemasangan pipa di Jalan Johar Cimanggu ini merupakan rangkaian dari perbaikan sistem pengaliran dari Reservoir Merdeka. Jadi, setelah Reservoir Merdeka rampung Agustus lalu, kita bangun jaringan perpipaan dari reservoir ke pertigaan Jalan RE Martadinata, lalu ke Warung Legok melewati Jalan Tentara Pelajar. Dan dilanjut ke Warung Legok Cimanggu dan diinterkoneksi dengan pipa eksisting di Jalan Johar,” beber Agung Minggu (4/2).

Menurut Agung, pemasangan pipa berukuran besar itu tidak bisa dilaksanakan dengan tergesa-gesa mengingat kondisi medan yang cukup berat. Keberadaan utilitas layanan publik lain di jalur pemasangan menjadi pertimbangan mengapa pemasangan pipa itu harus dilakukan hati-hati.

“Di jalur itu ternyata ada kabel telepon dan listrik, kalau pemasangan pipanya asal-asalan, kami khawatir fungsinya akan terganggu,” kata pria yg hobi olahraga tenis lapangan ini.

Agung juga menyadari, proses pengerjaan pemasangan pipa tersebut membuat masyarakat kurang nyaman, terutama gangguan arus lalu lintas pada pagi dan sore hari. Untuk itu, PDAM bersama pihak pelaksana pengerjaan telah berkordinasi dengan aparat kepolisian dan DLLAJ Kota Bogor guna meminimalisir dampak pengerjaan.

“Kami juga sudah membuat pemberitahuan dan permohonan maaf di media cetak, elektronik, online serta melalui akun media sosial dan website PDAM. Berdasarkan informasi dari jajaran direktorat teknik, pengerjaan pipa itu diupayakan selesai pada pertengahan bulan Februari 2017,” ujar Agung.

Ini sekaligus klarifikasi pemberitaan beberapa media online yang menyebut ada ketidakharmonisan di jajaran PDAM Kota Bogor. Menurut Agung, setiap bagian di dalam struktur organisasi perusahaan selalu saling berkordinasi dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat Kota Bogor.

“Jadi kami juga heran, ada beberapa media online yang menyebutkan di antara kami tidak harmonis, sementara informasi di tingkat internal terus mengalir. Kami nilai pemberitaan tersebut kurang tepat, karena akan menimbulkan kerancuan informasi di tengah-tengah masyarakat,” kata mantan Kepala Bagian Sumber Daya Manusia PDAM Kota Bogor ini.
Agung menyampaikan permohonan maaf apabila pengerjaan pipa tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat, terutama arus lalu lintas yang sedikit tersendat.

“Untuk pemasangan pipa diameter 700 mm lahan jalan dipertigaan cukup sempit. Kami mohon masyarakat dan pelanggan bersabar demi perbaikan pengaliran ke depan,” pungkas Agung. (humas dan sosial)

Komentar