PEREBUTAN F1-F2 KIAN HOT, AR Disandingkan Ade Wardhana, Dinominasikan jadi Pendamping Ade Yasin

Politik436 Dilihat

InilahOnline.com (Cibinong-Kab Bogor) – Perebutan posisi bakal calon Bupati-Wakil Bupati Bogor (F1-F2) yang bakal bertarung pada Pilkada 2018, kini makin hot. Nama birokrat tulen berjuluk McGyver, H Asep Ruhiyat, S.Sos, MM (AR) makin berkibar di panggung politik Bumi Tegar Beriman. AR tak hanya disandingkan dengan Ade Wardhana Adinata, Ketua DPW Partai Perindo Jawa Barat berusia 34 tahun yang didukung Bos Grup MNC, Hary Tanoesoedibjo, B.Com, MBA yang juga Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo), tapi juga menjadi nominator pendamping Ade Yasin, Ketua DPW PPP Jawa Barat. AR yang dikenal ulet sudah tak asing lagi bagi keluarga besar Rachmat Yasin, mantan Bupati Bogor.

“Berdampingan dengan siapapun, saya siap menggalang kekuatan dan all-out memenangkan kontestasi Pilbup 2018, dengan bekerja cepat, tepat, dan smart,” tegas AR ketika dikonfirmasi InilahOnline, Minggu (5/11/2017).

Bersama Ade Wardhana Adinata, putra Bogor alumnus IPB dan Ponpes Al-Masturiyah Sukabumi, AR harus berlabuh lewat jalur independen di Pilbup Bogor 2018. Inipun tak jadi soal, karena pasangan itu telah menghimpun dukungan perseorangan berupa tandatangan, dan fotocopy KTP melebihi syarat minimal KPUD, di atas 250.000 lembar.

Untuk balon perseorangan, mereka harus mengumpulkan minimal 215.731 dukungan yang tersebar di minimal 20 kecamatan dari total 40 kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor. Jumlah itu berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Jumlah tersebut sekitar 6,5 persen dari jumlah suara keseluruhan di Kabupaten Bogor. Untuk pengumpulan dukungan perseorangan pada 25-29 November 2017.

Jika Dewi Fortuna menghendaki jalur politik AR harus bersanding dengan Ade Yasin, itupun tak jadi masalah. Pasangan ini juga didukung oleh sejumlah parpol yang siap berhadapan dengan koalisi parpol pendukung kandidat lain, seperti Jaro Ade (Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor)-Iwan Setiawan (Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor). Nama lain yang juga berebut posisi di Pilbup Bogor 2018, Isman Kadar, mantan pejabat Pemkab Bogor, dan Fitri Putra Nugraha (Nungki), Sekretaris Partai Hanura Jawa Barat. Untuk balon dari partai politik minimal harus memiliki 10 kursi.

Seusai menerima Ade-Asep di kediamannya akhir pekan lalu, inohong Bogor, H Badrul Kamal (BK) menilai, pasangan tersebut sangat ideal, baik dari segi usia, latarbelakang profesi maupun visi-misi. “Kalau dipadukan jadi pasangan muda berpengalaman. Pengalaman yang satu di jalur politik, satu lagi birokrasi. Itu kombinasi yang sempurna bagi warga Kabupaten Bogor, baik pemuda maupun sesepuhnya demi perubahan di masa depan,” tutur BK.

Ade Wardhana sendiri mengaku siap memberikan yang terbaik bagi warga Kabupaten Bogor melalui momentum Pilkada 2018 untuk mendorong perubahan yang lebih baik. “Dengan kapasitas Kang Asep Ruhiyat, insya Allah tujuan baik kami yang sekaligus jadi harapan warga Kabupaten Bogor bisa diwujudkan. Apapun hasilnya, kami ingin semuanya bernilai ibadah,” ujarnya. (Mochamad Ircham)

banner 521x10

Komentar