Pilgub Jateng, Nusron Wahid Golkar Dukung Pasangan Ganjar-Gus Yasin

Daerah, Politik351 Dilihat

InilahOnline.com (Semarang-Jateng) – Partai Golkar akhirnya memutuskan mengusung Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen Zubair atau Gus Yasin sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur di Pilgub Jateng 2018.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu wilayah Sumatera-Jawa DPP Partai Golkar, Nusron Wahid di Panti Marhaen, DPD PDI Perjuangan Jateng, Pihaknya mengakui saat pendaftaran Ganjar-Yasin pada Selasa (9/1) partainya tidak turut serta menyerahkan berkas dukungan ke KPU.

”Tapi mandat partai Golkar kami berikan kepada Pak Ganjar. Kemarin ada persoalan teknis dan terpaksa belum bisa diserahkan, dan baru kali ini proses surat menyurat kita serahkan. Dan ini juga komitmen Golkar yang apresiasi tinggi atas kekaryaan di Jateng,”kata Nusron.

Menurutnya, alasan mengusung Ganjar-Yasin dalah melihat atas kinerja pemerintahan di bawah kepemimpinan Ganjar Pranowo ada kemajuan signifikan, maka perlu diapresiasi sangat tinggi.

”Secara politik Golkar memberikan mandat pada pak Ganjar dan sudah kita sampaikan sikap ini sebenarnya jauh hari,”katanya.

Namun demikian,katanya, kalau dipaksa milih antara Pak Ganjar dan Sudirman Said, ya pilih pak Ganjar karena sudah punya karya, kalau pak Sudirman Said kan masih mencoba dan meraba-raba,”ujarnya.

Setelah deklarasi ini, selanjutnya, Golkar akan segera melakukan konsolidasi ke seluruh DPD tingkat II se Jateng, serta para anggota legislatif dari Golkar sejumlah 206 orang, serta lima bupati dan tiga wakil bupati dari Golkar di Jateng, untuk pemenangan Ganjar-Yasin.

”Tekad mendukung Ganjar-Yasin akan dibuktikan dengan konsolidasi semua pengurus di Jawa Tengah, Kamis (11/1) besok,”katanya.

Mengenai strategi pemenangan dalam pilgub, mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor ini mengatakan, pihaknya belum dapat menyampaikannya karena belum mengetahui siapa lawannya, gaya bermainnya, serta siapa pemainnya.

”Kita belum tahu lawannya siapa, dan gaya mainnya seperti apa dan pelatihnya siapa atau konsultannya. Tapi pilkada Jateng ini perlu diwaspadai karena memasuki bulan puasa, biasanya tensinya mengarah keagamaan, maka jangan sampai unsur SARA masuk di Jateng apalagi puasa Ramadan,” katanya.

Sementara Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul menambahkan, secara defacto Golkar sebenarnya sudah ikut mengantar pendaftaran Ganjar-Yasin ke KPU pada Selasa (9/1) lalu dan ikut hadir.

”Jadi tidak mau ambil pusing dengan kata mengusung atau mendukung dari partai Golkar. Prinsipnya pengusung. Soal dukung atau usung itu teknis,”katanya.

Seperti diberitakan, saat mendaftar di KPU, pasangan Ganjar-Yasin hanya menyeragkan rekomendasi dari PDIP, PPP, Partai Nasdem dan Partai Demokrat.

Komisioner KPU Jawa Tengah Muslim Aisha mengatakan, jika dalam beberapa waktu ke depan ada tambahan patyao politik yang bergabung pada koalisi yang mendukung pasangan Ganjar-Yasin, maka statusnya adalah partai pendukung bukan partai pengusung.

”Karena berkas perayaratan pencalonan partai politik yang diajukan ke KPU harus dimasukkan secara bersamaan dalam satu waktu untuk diverifikasi,”katanya.(Suparman)

banner 521x10

Komentar