oleh

Pilkada Kota Solo 2020 : Bagyo Tegaskan Usung “Rasa Dalam Hati” di Tengah Rakyat Solo

INILAHONLINE.COM, SOLO

Bagyo Wahyono (75) calon Walikota Solo dari jalur independen di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Solo 2020 dengan tegas ingin mengisi warga Solo dengan rasa dalam hati mereka untuk memiliki kota Solo. Selama ini sudah banyak sekali orang pintar bergelar profesor dan para akademisi lainnya yang turut serta membenahi kota Solo.

“Namun mana mereka saat grup Sriwedari dibubarkan, benteng Verstenburg dijual, budayawan suaranya tidak didengar. Saya orang Solo asli 75 tahun tinggal di Solo. Saya mengajak warga Solo mengisi rasa dalam hati kita semua,” ujar Bagyo kepada wartawan di kediamannya di jalan Ki Ageng Mangir, Penumping, kota Solo, Rabu (30/9/2020).

Bagyo yang berasal dari keluarga budayawan merasa sangat kecewa dengan tindakan pihak tertentu dengan menjual benteng Verstenburg dan membubarkan pentas seni wayang orang Sriwedari.

“Saya sangat kecewa dengan tindakan itu, saya lahir dari orang biasa, orang kecil tapi kami hanya bisa mengelus dada. Kini saatnya kita berubah bersama di pilkada Solo ini,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Bagyo juga mengajak warga Solo bersama-sama menata barisan untuk berjuang bersama Bajo (Bagyo-FX Supardjo) untuk memenangkan Pilkada Solo 2020. Pasangan nomor urut 2 ini optimistis mampu membawa perubahan di kota Solo menjadi lebih makmur.

“Biarkan warga Solo yang memutuskan karena kami yang merasakan bagaimana kehidupan di Solo ini. Memang kami melawan koalisi partai tapi kami yakin menang,” tandasnya.

 

Seperti diketahui, pasangan Bajo maju melalui jalur independen dengan dukungan KTP melebihi target yang ditetapkan KPU kota Surakarta sebanyak 35.870 KTP, yakni sebanyak 38.831 KTP. Berbekal dukungan KTP sebanyak itu, pasangan Bajo terus blusukan ke kampung dan bertemu sejumlah tokoh dari berbagai kalangan, komunitas usaha dan khususnya wong cilik di kota Solo.

Ibarat Cicak lawan Buaya atau semut melawan gajah, lawan dari pasangan Bajo adalah pasangan nomor urut 1 dengan calon walikota Gibran Rakabuming Raka dan calon wakil walikota Teguh Prakosa. Anak presiden Jokowi yang didukung semua parpol minus PKS yang memilih abstain di Pilkada Solo 2020. Koalisi Kerakyatan melawan Koalisi Parpol. Panggung jagad politik nasional menantikan berbagai jurus yang dimainkan dalam pilkada Solo. Menarik untuk disimak. (Herry Setiawan)

Komentar