Sambut Perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, Sejumlah Tokoh Deklarasi Bersama “Bogor Kota Toleran”

Megapolitan359 Dilihat

InilahOnline.com (Kota Bogor) – Mengusung tema “Bogor Kota Toleran” sejumlah tokoh di Kota Bogor yaitu, Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, Dandim 0606/Kota Bogor Letkol Arm Doddy Suhardiman, Tokoh Lintas Agama, Tokoh Pemuda Lintas Agama serta Ormas dan OKP se-Kota Bogor deklarasi bersama. Bertempat di RM Gumati, Jalan Paledang, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jumat (22/12/2017).

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto dalam sambutannya mengatakan, untuk kemanan dan ketertiban menjadi tanggung jawab kita semua, baik di lingkungan sendiri maupun di sekitar kita saat kita berada. Kita juga harus terus menjunjung tinggi semangat keberagaman. Namun, jangan sampai semangat kebersamaan kita malah mengantarkan kita bersikap intoleran.

“Saya berterimakasih kepada GP Ansor yang terus mengawal kebersamaan dalam keberagaman dan Kita harus siap memastikan saudara kita umat nasrani dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” tutur Walikota Bogor.

Sementara Kapolresta Bogor Kota dalam arahannya mengatakan, tugas kita Menegakkan konstitusi, dalam pelaksanaannya tidak pandang bulu, siapa yang bertentangan akan berhadapan dangan hukum. Bagi siapa pun Silahkan melaksanakan berbagai macam kegiatan, namun tetap harus sesuai koridor aturan, jangan seenaknya sendiri.

“Di kota bogor harus aman, mohon dukungan dari berbagai pihak, agar kota bogor ini bisa aman baik dalam perayaan natal dan tahun baru, serta seterusnya juga,” terang Kapolresta Bogor Kota.

Begitu juga sambutan dari Dandim 0606/Kota Bogor, Letkol Arm inf Dody Suhadiman menambahkan, dirinya mengajak semua pihak agar bersama-sama membantu Kepolisian/TNI serta Pemerintah Kota Bogor membangun Kota Bogor yang lebih aman dan kondusif.

“Bogor dari dulu adalah kota toleran, dan hari ini kita diingatkan kembali, karena ini merupakan tanggung jawab kita semua,” harapnya.

“Saya bersyukur masyarakat menjadi mata telinga kami, serta menjadi agen informasi, untuk kami tindak lanjuti,” tandas Dandim 0606/Kota Bogor.

Berikut kutipan isi deklarasi : Perjalanan dari masa ke masa, telah membentuk Kota Bogor sebagai Kota yang ramah dan rukun dalam keberagaman suku, agama, ras dan golongan. Catatan-catatan intoleransi yang terjadi di Kota Bogor bukanlah marwah sejatinya warga Kota Bogor yang santun, ramah dan berbudaya.

Dalam rangka menyambut perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, dan menjaga kemungkinan pihak-pihak yang ingin mengganggu ketertiban dan kenyamaan warga Kota Bogor selama persiapan dan pelaksanaan perayaan Natal dan Tahun Baru, perlu kiranya semua lapisan masyarakat termasuk pihak terkait untuk menegaskan kembali komitmen kerukunan dan toleransi antar umat yang berbeda agama. Oleh karena itu kami warga Kota Bogor dari unsur Muspida, Tokoh Lintas Agama, Pemuda Lintas Agama, ormas dan OKP se-Kota Bogor berikrar untuk :

  1. Menjunjung tinggi UUD tahun 1945, Pasal 29, Ayat (2) Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.
  2. Menjaga dan memelihara harmoni dalam keragaman agama di Kota Bogor.
  3. Mengajak warga Kota Bogor menjadikan momentum perayaan hari besar keagamaan keagamaan sebagai ajang memperkuat tali silaturahmi antar umat beragama.
  4. Bertekad bersama TNI POLRI untuk menjaga kedamaian dan kesejukan dalam mempersiapkan dan melaksanakan perayaan Natal tahun 2017 dan Tahun Baru 2018. (ian)
banner 521x10

Komentar