oleh

Semarang Banjir, Ganjar Cek Rumah Pompa Madukoro

Ganjar melihat dua orang petugas. Satu di antaranya, tampak sibuk mengamati bagian masukan pompa untuk melihat sampah yang menyumbat. Kemudian, dia juga mengecek rumah pompa Kota Lama, yang sebelumnya enam pompa tidak difungsikan seluruhnya. Ganjar berpesan pada penjaga rumah pompa agar selalu mengawasi dan memastikan pompa terus menyala, apalagi di Kota Lama masih tergenang banjir.

“Iki sampahe akeh ya mas,” ucap Ganjar, saat melihat ke dalam rumah pompa Kota Lama Semarang dan terdapat tumpukan sampah.

“Iya pak ini penampung di sini sejak semalam kami serok banyak sampahnya. Diangkut pakai truk ini,” ucap petugas rumah pompa pada Ganjar.

Ganjar kemudian bertanya soal listrik, apakah sempat padam atau tidak. Lalu, Ganjar meminta pada petugas untuk selalu berkomunikasi dengan pihak PLN, agar listrik di rumah pompa tersebut tak sampai mati.

Usai melihat rumah pompa, Ganjar kembali melanjutkan gowes dan membelah banjir di Kota Lama Semarang. Pantauannya, banjir di Kota Lama masih cukup tinggi. Bahkan separuh sepedanya tak terlihat.

Dari Kota Lama, Ganjar meneruskan perjalanan ke arah kantor Gubernur. Ganjar meninjau, saluran yang diduga jadi sumber banjir di kantornya kemarin sore. Ganjar malah mendapat laporan bahwa tembok di belakang masjid At-Taqwa jebol.

Komentar