oleh

Tim Gabungan Naturalisasi Rutin Bebersih Ciliwung

Selain membantu untuk membersihkan timbunan sampah di sepanjang sungai Ciliwung, tim Naturalisasi gabungan ini pun memiliki tugas yang tak jauh berbeda dengan Satgas Naturalisasi yang dibentuk oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya belum lama ini. Tugasnya antara lain menjalankan program sosialisasi, pembersihan sungai, langkah mikro dan makro, pengawasan, dan penegakan hukum guna mewujudkan sungai yang bersih, terbangunnya infrastruktur yang mendukung sungai yang bersih dan bebas dari sampah.

“Nah ini lah PR (pekerjaan rumah) kita bagaimana kemudian dengan aksi ini bisa mengurangi sampah di sungai, bahkan lebih baik lagi sampai bisa menghilangkan budaya membuang sampah ke sungai. Tentu dari kegiatan rutin setiap Sabtu ini, kemudian bisa membangun kesadaran semua pihak. Harapan saya jangka panjang adalah kami ingin air sungai kembali lestari, kemudian lingkunganya juga tumbuh dan bersih sehingga bisa menimbulkan titik wisata yang membangkitkan ekonomi di masyarakat,” katanya.

Satuan Tugas Naturalisasi Ciliwung Kota Bogor merupakan tim yang terdiri dari berbagai pihak yang disahkan melalui SK Wali Kota Bogor No. 660.45-247 Tahun 2018. Tujuan Program Naturalisasi Ciliwung adalah memperbaiki kualitas hidup masyarakat Kota Bogor, mengembangkan daerah tujuan wisata dan rekreasi keluarga di sepanjang Sungai Ciliwung di Kota Bogor, serta mengurangi resiko bencana.

Dalam kegiatan itu turut hadir pula Lurah Sempur, Rena Da Frina. Di wilayahnya menjabat, kata Rena, program Naturalisasi yang dimotori Wali Kota Bogor, Bima Arya ini diterima baik oleh warga.

“Dari antusias warga, mereka pada umumnya mendukung, karena mereka tahu persis bahwa manfaatnya banyak bagi mereka. Harapan saya sesuai dengan target saja bisa menjadikan ciliwung bersih dan bisa ditata kembali. Untuk di hulu Ciliwung juga harus mendapatkan perhatian, karena kita tidak bisa bergerak sendiri. Jadi percuma kalau yang bersihkan dan ditata hanya ditengah saja,” ujar Rena.

(ian Lukito)

Komentar