Walikota Bogor : Siapapun yang Ingin Berinvestasi di Kota Bogor Harus Sesuai Regulasi

Megapolitan809 Dilihat

InilahOnline.com (Kota Bogor) – Wali Kota Bogor Bima Arya menegaskan siapapun yang ingin menjadi investor di Kota Bogor Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menyambut dengan tangan terbuka sejauh berada dalam konsep yang sesuai dengan regulasi Kota Bogor. Hal ini dikatakan Bima saat menghadiri peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek pembangunan Olimpic City di Kawasan Olimpic City, jalan Kaum Sari, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (29/11/2017).

“Semua proses perizinan harus sesuai dengan prosedur dan aturan serta matching dengan konsep Kota Bogor sebagai Heritage City, Smart City dan Green City,” tegas Bima.

Menurut Bima saat ini beban pusat Kota Bogor sudah sangat berat, dimana kantor-kantor perusahaan berpusat di sekitar Kebun Raya dan Istana Presiden. Kedepan zona pemukiman, pariwisata, perkantoran dan sebagainya akan disebar.

“Dan di kawasan inilah akan diproyeksikan sebagai kawasan mixed use dengan harapan kantor-kantor yang ada di pusat Kota Bogor akan bergeser ke kawasan ini, kurang lebih seperti itu prinsip yang paling utama, yang paling penting Olimpic City harus melihat Bogor, artinya nuansa Bogor harus terasa. Jangan sampai kita merasa bukan di Bogor atau Indonesia,” terang Bima.

Pembangunan yang menurut Bima sesuai dengan pembangunan jangka menengah dan rencana detail tata ruang (RDTR) Kota Bogor dan diharapkan memberikan nilai tambah dengan melibatkan warga sekitar melalui akomodir lapangan kerja, usaha dan yang lainnya.

Kedepannya kawasan ini akan menjadi wajah metropolitan Kota Bogor. Untuk mendukung hal tersebut, Pemkot Bogor akan mempercepat sarana infrastruktur pendukung berupa akses R-2 mengingat kedepan akan hadir pembangunan yang sangat pesat dikawasan tersebut sehingga diperlukan proses akselerasi.

“Keterbatasan anggaran yang dihadapi Kota Bogor dalam pembangunan membuat Pemerintah Kota Bogor tidak mungkin membiayai semua pembangunan, Presiden Joko Widodo dalam pesannya menyampaikan agar melibatkan pihak swasta dalam pembangunan infrastruktur. Dan di Kota Bogor Olimpic sudah menunjukan kolaborasinya dengan proyek terbesar pertama di Kota Bogor dengan luas lahan kurang lebih mencapai 25 hektare. Inilah kawasan sentral bisnis distrik Kota Bogor di masa depan,” paparnya.

Dekatnya lokasi proyek pembangunan Olimpic City dengan kawasan pemukiman warga, diyakini Bima bahwa Olimpic sudah lama berbaur dengan warga dapat mensosialisasikan pembangunan dengan baik, disamping itu jika pembangunan sudah rampung akan mampu memecah destinasi kunjungan warga luar Kota Bogor. (ian)

banner 521x10

Komentar