oleh

Adi Waryanto Resmi Jadi Sekda Definitif

INILAHONLINE.COM, MAGELANG

Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP akhirnya melantik Drs H Adi Waryanto menjadi Sekda Pemerintah Kabupaten Magelang secara definitif, setelah lima tahun, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Magelang dijabat oleh Penjabat (Pj) Sekda. Pelantikan berlangsung di Pendopo drh Soepardi, Setda Magelang, Selasa (6/8-2019),

“Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama sekretaris daerah pada hari ini, diselenggarakan sebagai pelaksanaan amanat Pasal 135 Peraturan Pemerintah No 11 Tahun 2017 tentang manajemen PNS (Pegawai Negeri Sipil),” kata Bupati Magelang, Zaenal Arifin SIP.

Sebelum dilantik menjadi Sekda definitif, Drs H Adi Waryanto, sudah tiga kali dilantik menjadi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magelang, Melalui keputusan Bupati Magelang Nomor 180.182/821/50/KEP/22/2019 yang memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat, Adi Waryanto, sebagai Pembina Utama Muda, dari jabatan sebagai Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), dan mendefinitifkannya dalam jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magelang, serta diberikan tunjangan jabatan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Yang mengatur bahwa setiap PNS atau Non PNS yang diangkat menjadi pejabat pimpinan tinggi wajib dilantik dan diangkat sumpah atau janji jabatan menurut agama atau kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ungkap Zaenal.

Pelantikan atau pengambilan sumpah jabatan ini, lanjut Zaenal, terlaksana setelah melalui tahapan yang panjang, karena harus melaksanakan ketentuan Pasal 162 ayat 2 Undang-Undang No 10 Tahun 2016 yang mengatur bahwa, Gubernur, Bupati/Walikota yang akan melakukan penggantian pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda), Provinsi atau Kabupaten/Kota dalam jangka waktu 6 bulan terhitung tanggal pelantikan, harus mendapatkan persetujuan tertulis Menteri Dalam Negeri.

“Sebagaimana kita ketahui Kabupaten Magelang merupakan salah salah satu daerah yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak pada tahun 2018, sehingga harus tunduk dan patuh pada peraturan perundang undangan yang mengatur mutasi jabatan pada masa pilkada serentak tersebut,” terangnya.

Bupati Zaenal menambahkan, melaksanakan beberapa regulasi tersebut, pengangkatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama Sekda pada hari ini dapat dilaksanakan setelah melalui proses seleksi terbuka yang berliku-liku, hingga menempuh waktu lebih dari 5 bulan.

Berdasarkan Pasal 213 ayat 2 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, diatur bahwa Sekretaris Daerah memiliki tugas membantu Kepala Daerah dalam menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan administrasi terhadap pelaksanaan tugas perangkat daerah, serta layanan administratif.

“Dengan tugas tersebut saya berharap kepada saudara Sekretaris Daerah untuk dapat melaksanakan fungsi pengkoordinasian, penyusunan kebijakan daerah, pengkoordinasian pelaksanaan tugas satuan kerja perangkat daerah, pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada perangkat daerah, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan daerah, serta pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Daerah,” tukas Zaenal.

Untuk diketahui bahwa, dalam pelantikan tersebut, juga dihadiri oleh, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Ketua Pengadilan Negeri Mungkid, Ketua Pengadilan Agama Mungkid, Para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Kepala Instansi Vertikal, Kepala SKPD, Kepala Bagian, dan Panitia Seleksi Terbuka Pj Sekretaris Daerah.

(Ali Subchi)

Komentar