oleh

Aher : Pemberian Akreditas Bukan Sekedar Seremoni Melainkan Momentum untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

InilahOnline.com (Bandung-Jabar) – Pemberian akreditasi kepada SMA/SMK dan Madrasah Aliyah diharapkan bukan semata-mata seremoni sebuah SMA mendapat predikat A, B atau C tapi menjadi bagian untuk terus meningkatkan kualitas maupun kuantitas pendidikan di SMA sehingga Jawa Barat menjadi propinsi dengan kaum muda yang paling banyak sekaligus bonus demografi yang berkualitas bagi masyarakat di Indonesia.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan, adalah sesuatu yang mustahil menghadirkan bonus demografi yang berkualitas tanpa menghadirkan pendidikan yang berkualitas.

“Pendidikanlah yang membuat kita lebih mendekati atau lebih memungkinkan peradaban yang lebih maju,”kata Gubernur Jabar saat memberikan sambutan pada kegiatan penyerahan akreditasi bidang SMA/SMK dan Madrasah Aliyah di kantor Dinas Pendidikan Jabar, Jumat (5/1/2018)

Gubernur mencontohkan, perubahan peradaban bisa dirasakan ketika berinteraksi atau berkomunikasi dengan yang lainnya. Mungkin kita bisa dekat secara fisik tapi ketika membuka pembicaraan seringkali berbicara dengan lawan bicara ternyata belum nyambung. Artinya masih terdapat jarak peradaban di antara kita.

Mengapa kita berbicara kita tidak nyambung dan di tempat-tempat tertentu bahasa kita harus diturunkan menjadi bahasa yang sangat biasa supaya audiensi bisa memahami dengan baik.

“Padahal seharusnya kita menggunakan bahasa ilmiah, teknologi dan kemajuan. Mengapa pada kasus orang tertentu kita harus mengubah bahasa supaya bisa dipahami dengan baik oleh masyarakat kita,”tanya Aher.

Menurut Aher, peradaban akan semakin dekat ketika terjadi komunikasi yang baik manakala oendidikan di Jawa Barat dilakukan secara merata. Satu-satunya cara untuk melahirkan peradaban baru dan mendekatkan jarak peradaban kita maka diperlukan pelaksanaan pendidikan yang baik.

“Kemajuan sebuah negara tergantung dari kualitas sumber daya manusia (SDM). Tidak mungkin negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah kalau tidak diolah menjadi barang jadi oleh SDM yang handal,”pungkasnya. (Hilda)

Komentar