oleh

Munas IX dan HUT IKWI Ke-58 Resmi Dibuka Ketum PWI Pusat

INILAHONLINE.COM, TANGSEL

Musyawarah Nasional (Munas) Ke-9 dan HUT Ke-58 Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) resmi dibuka Ketua Umum (Ketum) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal Sembiring Depari, didampingi mantan Ketum PWI sekaligus Penasihat PWI Pusat Margiono di Swiss-Bel Hotel, BSD, Kota Tangerang Selatan. (27/8/2019).

Kegiatan Munas dan HUT IKWI tersebut juga dihadiri Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany dan sejumlah wartawan senior dan CEO Tabloid Cek & Ricek dan sejumlah media lain yang dikelola Ilham Bintang, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PWI Pusat Mirza Zulhadi, Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat Nurdjaman, Ketua PWI Banten dan Ketua PWI Tangsel.

Ketum PWI Pusat Atal S Depari dalam sambutan pembukaan Munas IX & HUT Ke-58 IKWI mengungkapkan kegembiraannya atas dipilihnya Tangsel sebagai tuan rumah pada tahun ini. Dalam kesempatan tersebut, Atal S Depari juga mengapresiasi mantan Ketum PWI Pusat sekaligus Penasihat PWI Pusat Margiono, yang biasa disapa pak MG atas segala dukungannya bagi terlaksananya kegiatan selama tiga hari.

Seperti biasanya, Ketum PWI juga sempat melemparkan canda bahwa dirinya salah melihat Wali Kota Tangsel saat datang bersama Margiono didampingi Nyonya, Shinta Adistaria. “Maaf bu Wali kalau tadi salah melihat dan bertanya yang mana ibu Wali Kota, maklum tidak pakai kacamata,” ungkap Ketum PWI disertai senyuman khas Atal S. Depari dan tawa peserta Munas.

Bahkan, diakhir sambutannya, Atal pun meminta Margiono untuk juga menyampaikan sambutannya sebagai Penasihat PWI Pusat, sekaligus tuan rumah kegiatan. “Silahkan pak Margiono naik, tidak mungkin saya jemput. Kalau gak sambutan saya tidak turun,” ungkap Atal, setengah bercanda hingga Margiono berdiri di samping nya dan berpelukan sebagai sahabat dan rekan sejawat.

Sementara itu, Kegiatan Munas IX dan HUT Ke-58 IKWI yang digelar selama tiga hari di salahs atu hotel di kawasan BSD Selasa – Kamis (27 -29/08/2019), juga dihadiri perwakilan IKWI dari 22 Provinsi se-Indonesia.

Ketua IKWI Pusat Rahmi Mulyati mengungkapkan, saat ini peran perempuan dalam mengupayakan kesetaraan gender di seluruh dunia sudah semakin berkembang. Keberadaan perempuan untuk mempercepat pemberdayaan ekonomi, mewujudkan pemeliharaan perdamaian, dan partisipasi dalam bidang politik sudah semakin didukung oleh berbagai pihak untuk mendorong perubahan.

“Bukti nyata ini telah diwujudkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) melalui gerakan solidaritas UN Women untuk kesetaraan gender Hefor She merupakan kampanye yang tengah dilakukan oleh PBB dalam mencapai kesetaraan gender melalui pendekatan yang sistematik dan platform strategis,” paparnya.

Dalam bidang ekonomi dan bisnis, lanjut Rahmi, perempuan tentunya berhak dan bebas memilih pekerjaan yang halal dan sesuai dengan minat dan bakat, baik secara mandiri maupun kolektif di berbagai bidang dengan menghormati keberagaman.

“Hal ini dibuktikan dengan banyaknya perempuan yang menduduki jabatan strategis pada suatu lembaga/instalasi, maupun memiliki perusahaannya sendiri,” terang Rahmi.

Di bidang pendidikan, sebagaimana diungkapkan Rahmi, banyak kaum wanita (perempuan) cukup aktif dan berprestasi dalam bidany ilmu pengetahuan, sehingga mendapatkan gelar tertinggi dan mampu memecahkan masalah secara ilmiah melalui karya jurnal.

Rahmi juga mengungkapkan, bahwa hasil penelitian Dr. Ben Hamel menjelaskan adanya kecenderungan kecerdasan intelektual seorang anak berasal dari ibu. “Ini berarti, kecerdasan seorang anak cenderung berasal dari gen seorang wanita,” katanya.

Di akhir pendapatnya, Rahmi menyatakan bahwa wanita mampu berkarya melalui inovasi dan mampu memberikan inspirasi bagi banyak orang.

“Salahsatu contoh terkini adalah Maudy Ayunda, seorang aktris yang merupakan sosok wanita dengan education oriented dan memberikan gambaran akan pentingnya untuk masa depan,” pungkasnya.

(Piya Hadi)

Komentar