Pilgub Jateng, Gerindra Buka Pintu Lebar Gus Yusuf Mendampingi Sudirman Said

Politik345 Dilihat

InilahOnline.com (Semarang-Jateng) – Partai Gerindra menyambut baik dan terbuka terhadap keinginan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang menginginkan posisi calon wakil gubernur mendampingi Sudirman Said. Keinginan itu diterima asal yang disodorkan adalah KH Yusuf Chudlory atau Gus Yusuf yang juga Ketua DPW PKB Jateng.

”Pada saat mencoba berkomunikasi ternyata yang bersangkutan masih belum berkenan, dengan alasan ingin mengembangkan dan mengurusi pesantrennya,”ungkap Sriyanto Saputro Ketua Bidang Pemenangan Pilkada DPD Gerindra Jateng di Semarang, Jumat (5/1/2018).

Menurutnya, meski belum bersedia pihaknya masih memberi kesempatan yang bersangkutan. Tapi namanya politik berbagai kemungkinan bisa terjadi. Pak Sudirman Said membuka opsi pertama kalau dengan Gus Yusuf berkenan mendampnginya. ”Diharapkan kita optimis menang,” katanya.

Anggota Komisi A DPRD Jateng ini mengungkapkan, jika memang PKB ingin posisi calon wakil gubernur dan yang diajukan adalah Gus Yusuf , maka pihaknya akan menerimanya dengan senang hati.

”Kami juga membuka, opsi munculnya dua putra Mbah Maemun Zubair yaitu Gus Malik dan Gus Yasin, karena itu ‘njagani’ kalau Gus Yusuf tidak mau,”ungkapnya.

Sriyanto mengaku, sampai sekarang ini peluang untuk menerima bergabungnya PKB dalam koalisi mendukung Sudirman Said, masih sangat terbuka. Sebab dalam politik peluang sekecil apapun bisa terjadi. Bahkan, di detik-detik akhir pun masih tetap memungkinkan.

”Kalau sekarang ngotot wakil tentu kami juga menghitung, karena menghargai PKB karena punya 13 kursi, namun kalau wakil pertanyaannya, siapa? Kan tidak cukup hanya strukturalnya tapi juga figurnya. Kami pun juga berharap dengan senang hati kalau PKB bersatu,”katanya.

Namun demikian, lanjut dia, jika PKB menyodorkan Gus Yusuf, ini akan sangat bagus. Mudah-mudahan arus dukungan dari bawah membuat Gus Yusuf berubah pikiran dan bersedia (menjadi wakil Sudirman Said),”paparnya.

Terkait posisi calon wakil Sudirman Said, kata Sriyanto, diakui sampai saat ini belum final ke satu nama, situasinya masih dinamis. Memang sempat beredar kabar mengerucut ke dua nama putera Mbah Maemun tersebut, tapi sampai saat ini belum ada keputusan.

”Hari ini dan detik ini pun kami juga masih menunggu, kalau benar itu keluarga Mbah Maemun kami juga menyambut positif. Tentunya melengkapi pak Sudirman Said, yang dari dulu kan berharap ada wakil yang mengakar,” katanya.

Mengenai munculnya nama mantan Wakil Gubernur Jateng Rustriningsih yang digadang mendampingi Sudirman Said, Sriyanto mengatakan, bahwa pihaknya belum pernah berkomunikasi dengan yang bersangkutan.

”Kami juga tidak tahu sebab kami tidak pernah berkomunikasi, mungkin langsung ke pusat atau langsung ke pak Sudirman Said. Kalau misalnya boleh milih, tentunya akan lengkap pak Sudirman yang nasionalis tentu ada pendamping yang religius,”ujarnya.

Tentang penangguhan mundurnya pengumuman calon gubernur dan wakil gubernur dari PDI Perjuangan. Sriyanto mengatakan, sama sekali tidak memengaruhi pergerakan koalisi Gerindra, PAN dan PKS.

”Karena dari awal Gerindra sudah siap dengan pak Sudirman Said, jadi kami tidak terpengaruh PDIP mau rekomendasi kapan mau diberikan pada siapapun. Yang penting kami internal solid sampai tingkat bawah siapapun wakilnya, dan dalam waktu dekat kita akan deklarasikan,” tegasnya.(Suparman)

banner 521x10

Komentar