oleh

Wakil Walikota Bogor Apresiasi Bantuan RTLH Dari CSR Perumda Tirta Pakuan

Wakil Walikota Bogor Didie A Rachim didampingi Direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menyampaikan secara simbolis bantuan kegiatan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada salah satu keluarga

INILAHONLINE.COM, KOTA BOGOR – Untuk membantu mengatasi  persoalan tempat tinggal masyarakat yang tidak layak huni warga Kota Bogor, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tak bisa sendiri. Apalagi, ditengah keterbatasan anggaran yang dimiliki pemkot saat ini. Hal itu dikatakan Wakil Walikota Didie A Rachim saat kegiatan pemberian bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) dari Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor.

Adapun bantuan CSR tersebut diberikan kepada dua kepala keluarga di dua lokasi yang berbeda. Yakni renovasi RTLH atas nama Kosasih di RT 5 RW 4 Kelurahan Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal dan renovasi RTLH milik Ana di RT 2/12 Kampung Muara Babadak, Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur.

“Hari ini kita kunjungi dua lokasi rumah warga yang perlu dibantu oleh pemerintah. Tapi kan keterbatasan anggaran pemerintah, tidak bisa tertanggulangi sendiri. Oleh karena itu saya sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas peran serta dan kontribusi dari PDAM,” kata Dedie.

Sementara itu Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan menambahkan, untuk tahun 2021 ini saja ada total enam rumah yang direnovasi. Tentunya dengan nilai renovasi yang berbeda-beda.

“Memang setiap tahun itu kita alokasikan CSR kita untuk rumah tidak layak huni. Kita pakai untuk satu kecamatan satu bantuan RTLH. Untuk tahun ini kita sudah enam bantuan RTLH yang disalurkan,” jelas Rino.

Lebih lanjut, Rino mengatakan, para penerima bantuan RTLH ini, jelas Rino, sudah melewati serangkaian proses seleksi dan survei sebelumnya. Terutama untuk mensurvei kelayakan rumah tersebut. Untuk kemudian, bantuan tersebut diberikan sesuai dengan anggaran yang diberikan.

“Tapi kadang kita sesuaikan dengan kondisi keluarga. Misalnya bapaknya tidak kerja, maka kita buatkan juga tempat berjualan. Jadi ada sejenis toko atau kios di teras rumahnya untuk berjualan,” imbuhnya.

Selain itu, kata Rino, bantuan CSR untuk renovasi RTLH ini tidak hanya diberikan bagi warga Kota Bogor. Namun juga di luar daerah dimana wilayahnya menjadi sumber-sumber mata air untuk distribusi ke Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor. (Cheyne Ircham)

Komentar