PWI Bentuk Satgas Anti Kekerasan Untuk Ungkap Kasus Karo dan Labuanbatu Sumut

Tak Berkategori58 Dilihat

INILAHONLINE.COM, JAKARTA – Persatuan Wartawan Indonesia (PW) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Kekerasan Wartawan untuk mengungkap kekerasan terhadap wartawan di Labuanbatu dan Karo, Sumatera Utara. Hal itu ditegaskan Ketua Umum (Ketum) PWI, Hendry Ch Bangun kepada media.

“PWI Pusat  membentuk satgas khusus anti kekerasan wartawan untuk membantu pengungkapan dan agar diproses hukum atas tindak kekerasan terhadap wartawan  di Labuanbatu dan Karo Sumatera Utara seadil-adilnya,” kata Hendry dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (3/7/2024) siang.

Menurutnya, Satgas khusus anti kekerasan wartawan ini terdiri atas 3 (tiga) pengurus PWI Pusat, 3 (tiga) orang dari PWI Sumatera Utara, 2 (dua) orang dari PWI Karo dan 2 (dua) orang dari PWI Labuanbatu. Surat tugas satgas telah ditandatangani pengurus pusat PWI dan segera bergerak untuk membantu pengungkapan kasus tersebut.

“Selain membentuk Satgas, PWI Pusat juga membuka donasi kemanusiaan untuk disalurkan ke keluarga korban kekerasan wartawan di Karo dan Labuanbatu Sumatera Utara,” ujarnya.

Lebih lanjut Hendry mengatakan, donasi dibuka mulai hari ini dan ditutup 10 Juli 2024. Sumbangan dapat ditransfer ke rekening Bank BNI dengan nomor rekening 0019947892 atas nama PWI Pusat Yayasan.

“Donasi akan diserahkan kepada keluarga korban. Semoga dengan donasi ini dapat sedikit meringankan keluarga korban”, ucapnya.

Menurut mantan Dewan Pakar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) ini, tahun 2024 ini tak ubahnya seperti bingkai suram kemerdekaan pers yang diamanatkan UU Pers No.40 Tahun 1999.

“Dua peristiwa kebakaran rumah wartawan terjadi di kabupaten Karo dan Labuhan Batu Sumatera Utara. Peristiea terbaru, rumah wartawan media online Tribrata TV Rico Sempurna Pasaribu (40) yang berlokasi di Kabanjahe Kabupaten Karo, Kamis dinihari (27/6/2024) terbakar habis.

Hendry menambahkan, diluar kasus kebakaran di Karo, persisnya di hari yang sama, Kamis dinihari (21/3/2024) lalu atau berjarak 3 bulan 6 hari juga terjadi tindak kekerasan terhadap wartawan di Kota Rantau Prapat Labuan ratu.

“Korbannya  adalah rumah Junaidi Marpaung, wartawan media online Utama News anggota PWI Sumut di Kota Rantau Prapat Kabupaten Labuhanbatu,” imbuhnya. (Piya Hadi)

banner 521x10

Komentar