
INILAHONLINE.COM, BOGOR – Inilah lonjakan prestasi yang ditunjukkan tim pencak silat Kabupaten Bogor pada Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (PPWILDA) Wilayah I Jawa Barat 2026 di Arcamanik, Bandung. Pasalmnya prestasi ini menjadi potret keberhasilan sinergi pembinaan jangka panjang.
“Lonjakan prestasi ini berkat, kontribusi tiga atlet PPOPM menunjukkan pembinaan yang berkelanjutan, tahun sebelumnya kami tidak ikut memperkuat karena bersamaan dengan kejurnas PPLP di Kalimantan,” ujar Pelatih pencak silat PPOPM Kabupaten Bogor, Endat Hudatul Muttaqien, Jumat (19/6/2026).
Menurutnya, Tim pencak silat kabupaten Bogor hanya mendapatkan tiga tiket ke popda hanya dari raihan 2 emas 1 perak, tahun ini meningkat!” cetus Endat Hudatul Muttaqien menjelaskan grafik performa atlet pelajar yang melesat tajam.

]
Lebih lanjut Endat mengungkapkan, bahwa pola integrasi antara iklim kompetisi lokal dan pembinaan (Pusat Pendidikan dan Pembinaan Olahraga Pelajar dan Mahasiswa) PPOPM Kabupaten Bogor terbukti mampu mengembalikan dominasi silat Kabupaten Bogor di level regional dengan koleksi 5 medali emas, 2 perak, dan 8 perunggu.
“Aadpun pilar penting di balik dominasi ini tidak lepas dari kontribusi para atlet yang digembleng di Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPOPM) Kabupaten Bogor. Pada ajang tahun ini, PPOPM menyumbang talenta-talenta terbaiknya untuk mengisi pos-pos krusial di tim bentukan Pengcab IPSI Kabupaten Bogor,” katanya.

Selain itu, Endat Hudatul Muttaqien juga mengungkapkan, bahwa kontingen tahun ini memiliki kedalaman skuad yang jauh lebih matang. “3 atlet PPOPM Kab Bogor memperkuat tim Popwilda tahun ini, Abelia di kelas A, Fathir Sheehan kelas C dan Muhammad Guntur kelas E,” kata Endat.
“Hadirnya tiga pesilat binaan khsus tersebut memberikan dampak instan yang signifikan bagi kekuatan tim. Ketiganya sukses menyapu bersih medali emas di kelasnya masing-masing, melengkapi emas lainnya yang didapat oleh Aldi di Kelas G Putra,” tandasnya.

Dikatakan Entus, selain itu tim di nomor Seni Ganda Putra ini menjadi tolok ukur kemajuan pembinaan jika dibandingkan dengan edisi-edisi sebelumnya. Hal ini membuktikan kontribusi 3 atlet PPOPM menunjukkan pembinaan yang berkelanjutan, tahun sebelumnya kami tidak ikut memperkuat karena bersamaan dengan kejurnas PPLP di Kalimantan.
“Alhamdulillah, tim pencak silat kabupaten Bogor masih mendapatkan 3 tiket ke popda hanya dari raihan 2 emas 1 perak,. Artinya, prestasi dan grafik performa atlet pelajar kita melesat tajam,” pungkasnya. (Ading / CJ)

























































Komentar