
INILAHONLINE.COM, BOGOR – Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Bogor meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Perumda Tirta Pakuan untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Nur Muhammad, mengatakan pihaknya telah menerima laporan adanya beberapa kawasan yang mulai mengalami kekeringan. Kondisi tersebut menyebabkan pasokan air warga menipis, terutama di wilayah Kedunghalang dan Bubulak.
“BPBD sudah menyampaikan laporan bahwa ada beberapa wilayah yang mulai kehabisan air. Kami meminta agar bantuan segera diberikan kepada masyarakat yang terdampak,” ujar Fajar, Selasa (14/7/2026).

Sebagai langkah darurat, kata Fajar BPBD telah mendistribusikan air bersih ke lokasi terdampak. Menurutnya, lebih dari 1.000 liter air telah disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga di dua wilayah tersebut.
Ia menilai potensi kekeringan pada tahun ini perlu diwaspadai karena musim kemarau diperkirakan berlangsung lebih panjang akibat pengaruh El Nino. Kondisi tersebut dikhawatirkan akan memperbesar jumlah warga yang mengalami kesulitan air untuk mendapatkan air bersih.
Oleh karena itu, Fajar mengimbau masyarakat menggunakan air secara lebih hemat, terutama bagi warga yang masih bergantung pada sumur atau sumber air tanah.
Selain penyaluran bantuan air bersih, Komisi IV DPRD Kota Bogor juga mendorong adanya solusi jangka menengah. Salah satu usulan yang sedang disiapkan adalah pemberian fasilitas pemasangan sambungan air bersih baru secara gratis bagi warga di kawasan yang paling terdampak kekeringan. (Ian)
























































Komentar