71 Sekolah Deklarasikan Sekolah Ramah Anak, Tidak Ada Lagi Kekerasan di Sekolah

03/04/2018 21:19:47 Kategori:

INILAHONLINE.COM, BOGOR - Sekolah Ramah Anak sebagai bagian dari wujud kota ramah anak dideklarasikan 71 sekolah dari tingkat TK, SD hingga SMP/sederajat di Kota Bogor. Deklarasi yang digelar di Aula SMP Negeri 5 Kota Bogor, Selasa (3/4/2018) itu dihadiri Kepala Sekolah dan perwakilan guru.

Bukan hanya sekedar deklarasi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Bogor dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor turut memberikan pemahaman lebih terkait sekolah ramah anak.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Fahrudin mengatakan, pada dasarnya semua sekolah harus ramah anak. Namun, konsep dari sekolah ramah anak belum terlalu familiar seperti halnya sekolah sehat dan sekolah Adiwiyata. Meski begitu sebenarnya banyak kesamaan antara tiga program tersebut salah satunya sama-sama bertujuan melindungi hak-hak anak untuk mendapatkan pelayanan pendidikan yang terbaik bagi tumbuh kembangnya.

“Di sekolah ramah anak tidak boleh sampai terjadi kekerasan bahkan benda-benda tajam saja tidak boleh ada,” ujarnya.

Fahmi begitu biasa ia disapa menuturkan, dirinya melihat komitmen dari pendidik sudah kuat namun pemahaman terkait sekolah ramah anaknya harus lebih ditingkatkan. Tidak hanya bagi para pendidik tetapi dari tingkat Kepala Sekolah, guru, staf dan juga siswanya. Sebab, untuk mewujudkan masyarakat cerdas dibentuk dari tempat yang cerdas, ramah dan menyenangkan.

“Misalnya kalau di TK atau SD, Kepala Sekolahnya ada yang menggelar workshop untuk supir jemputan dan Office Boy agar mereka paham yang sedang dilayani adalah anak-anak calon pemimpin masa depan. Jadi tidak boleh berpakaian yang lusuh, merokok di depan anak, bermain handphone saat sedang menyetir dan lainnya,” imbuhnya.

Ia menambahkan, sekalipun deklarasi ini baru 71 sekolah tetapi sosialisasi sekolah ramah anak sudah dilakukan ke seluruh SD dan SMP di Kota Bogor demi terwujudnya Sekolah Ramah Anak.

“Harapannya semua sekolah di Kota Bogor pada saatnya nanti masuk dalam kriteria sekolah ramah anak. Sehingga anak terjaga dan terlindungi. Intinya sekolah ramah anak itu aman dan nyaman bagi anak,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala DPMPPA Kota Bogor Artina Yanar Anggraeni mengatakan, beberapa indikator dari sekolah ramah anak yakni anak harus nyaman di sekolah, pendidiknya harus ramah anak, lingkungannya bersih, aman, ramah, indah, inklusif dan sejuk, sarana prasarana nyaman dan jalan menuju sekolah harus aman atau memiliki zona aman sekolah.

“Pendidik ramah anak itu tidak boleh melotot, berkata kasar, memukul, ataupun diskriminasi (pilih kasih). Begitu juga dengan siswa tidak boleh membentak guru, membully, pelabelan negatif kepada teman, kasar terhadap teman. Hal-hal seperti itu tidak boleh ada di sekolah ramah anak,” katanya. (Agha Dwi Rizkianto)